Kamis, 26 Apr 2018
radarbromo
icon featured
Hukum & Kriminal

15 Bulan, 15 Kasus Pelanggaran UU ITE Ditangani Polres Probolinggo

Selasa, 17 Apr 2018 06:30 | editor : Muhammad Fahmi

medsos, media sosial, sosial media

Ilustrasi (Dok. JawaPos.Com)

KRAKSAAN - Angka kasus pelanggaran terhadap Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) di Kabupaten Probolinggo, cukup tinggi. Selama setahun 2017, ada 11 laporan yang masuk ke Polres Probolinggo. Sedangkan, selama triwulan awal tahun ini ada 4 kasus.

Atau selama 15 bulan, tercatat ada 15 kasus pelanggaran UU ITE yang ditangani Polres Probolinggo. Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Probolinggo, AKBP Fadly Samad.

Ia mengatakan, kasus itu cukup beragam. Mulai dari kasus ujaran kebencian, penipuan online, menyebarkan hoax, dan judi online. “Sebagian laporan ITE yang merupakan delik aduan, ada yang diselesaikan secara musyawarah. Tapi, sebagian besar kasus ITE itu kami proses hukum,” ujarnya.

Perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu mengatakan, tingginya kasus terkait ITE terjadi akibat banyak faktor. Di antaranya, daerah yang sudah masuk globalisasi. Serta, warga Kabupaten Probolinggo dalam menggunakan teknologi dan media sosial lebih banyak pada hal yang kurang bermanfaat. Sehingga, ujung-ujungnya sampai melanggar Undang-Undang ITE.

“Masyarakat perlu imbauan supaya lebih paham. Karena sejauh ini saat ada berita, sedikit-sedikit ditambahi dan ikut menyebarkan. Padahal, hal itu dibuat oleh oknum dan dimanfaatkan oleh oknum tersebut. Jangan sampai masyarakat menjadi korban,” ujarnya.

Fadly mengaku, sudah gencar melakukan sosialisasi. Sebab, pihaknya tidak ingin ada masyarakat yang terciduk karena ketidaktahuannya dan menyebarkan hoax.

“Kami juga ada cyber troop yang di Bromo Command Center. Melalui itu, kami berupaya memberikan peringatan dan imbauan. Jika masih tidak bisa diingatkan, maka akan dilakukan penangkapan pelaku penyebar hoax ataupun ujaran kebencian,” ujarnya.

(br/mas/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia