Rabu, 25 Apr 2018
radarbromo
icon featured
Hukum & Kriminal

Edarkan SS, Jukir asal Sukoharjo Mayangan Dibekuk di Tegalsiwalan

Senin, 16 Apr 2018 21:35 | editor : Muhammad Fahmi

TERJERAT NARKOBA: Yasin saat ditangkap dan sejumlah barang bukti yang diamankan dari tangannya.

TERJERAT NARKOBA: Yasin saat ditangkap dan sejumlah barang bukti yang diamankan dari tangannya. (Istimewa)

KRAKSAAN-Punya pekerjaan sampingan memang tak dilarang. Tapi, kalau pekerjaan sampingannya edarkan sabu-sabu tentu lain lagi ceritanya. 

Bukannya keuntungan yang didapat. Yang ada, malah harus berurusan dengan hukum. Hal itulah yang dialami Yasin, 47. Pria asal RT 2/ RW 6 Gang Rejo, Kelurahan Sukoharjo yang sehari-harinya jadi tukang parkir di sejumlah wilayah termasuk di Stasiun Kota Probolinggo itu kini harus mendekam di sel tahanan. 

Itu setelah aktivitasnya mengedarkan SS diendus petugas kepolisian setempat. Pria yang tak tamat SMP itu sudah sejak lama jadi target operasi (TO) polisi. 

Ia dibekuk polisi ketika berada di jalan Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinngo, Sabtu (14/4), sekitar pukul 21.30. “Tersangka sudah menjadi TO (target operasi). Hasil penyelidikan, tersangka tidak hanya pemakai, tapi juga pengedar,” ujar Kasat Reskoba Polres Probolinggo AKP Herly Sanjaya.

Herly mengatakan, saat digeledah, pihaknya mendapatkan sejumlah barang bukti yang menguatkan Yasin terlibat dalam kasus sabu-sabu. Barang bukti itu berupa satu plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 0,50 gram. 

Ditambah 1 plastik klip berisi sabu seberat 0,66 gram dan 1 plastik klip berisi sabu seberat 0,54 gram. Sehingga, total barang bukti sabu yang diamankan seberat 1,80 gram.

“Kami juga mengamankan uang Rp 304 ribu yang diduga hasil jual beli sabu. Kemudian, satu lembar tisu kering yang digunakan untuk membungkus sabu direkatkan dengan lakban,” ujarnya.

Herly mengaku, masih berupaya mengembangkan pada pemasok ataupun pengedar sabu lainnya. Termasuk, para tersangka yang diduga membeli sabu pada Yasin. “Tersangka dijerat dengan pasal 114 (1) subsider pasal 112 (1) Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika,” ujarnya.

(br/mas/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia