Minggu, 22 Apr 2018
radarbromo
icon-featured
Politik

Sssttt.... Masih Tersisa 350 Pemilih Ganda Pilbup Probolinggo

Senin, 16 Apr 2018 10:30 | editor : Muhammad Fahmi

dps, dpt, data pemilih, tetap, sementara

CEK: Warga Sukapura saat mengecek nama mereka di DPS beberapa waktu lalu. Menjelang penetapan DPT, KPU Kabupaten Probolinggo terus memantau pemilih ganda. (Dok. Radar Bromo)

KRAKSAAN - Target KPU Kabupaten Probolinggo untuk menuntaskan 3.500 pemilih ganda dalam Sistem Data Pemilih (Sidalih), belum berhasil dilakukan. Sampai Minggu (15/4), masih ada 350 data pemilih ganda di Sidalih.

Para pemilih ganda ini diketahui dari Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPS-HP) untuk Pilbup Probolinggo 2018. Jumat (13/4) diketahui, ada 3.500 pemilih ganda di Sidalih.

KPU pun langsung melakukan berbaikan. Targetnya, Sabtu (14/4) tidak ada lagi data pemilih ganda di Sidalih. Namun, upaya itu belum berhasil sepenuhnya.

Penyebabnya, menurut Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo Divisi Perencanaan dan Data Sugeng Harianto, karena data pemilih yang di-upload di Sidalih itu, menjadi satu di KPU pusat. Secara otomatis, saat ada pemilih yang tercatat ganda di daerah atau provinsi lain, akan diketahui atau muncul di Sidalih.

”Sempat di Sidalih itu, jumlah pemilih ganda sudah nol. Tapi, kemudian muncul lagi data pemilih ganda. Kemungkinan ada kesamaan pemilih dengan daerah lain. Jadi, kami di sini terus memperbaiki data pemilih ganda lewat Sidalih,” tuturnya.

Hingga Minggu, menurut Sugeng, masih ada 350 pemilih ganda. Pihaknya, terus berupaya memperbaiki dengan meminta tiap PPK untuk memonitoring Sidalih. Artinya, jika di sebuah kecamatan ada pemilih ganda, PPK harus segera memperbaiki.

“Kalau ada satu pemilih tercatat di dua TPS berbeda atau tempat berbeda, otomatis saat diperbaiki akan dihapus salah satu dari data pemilih ganda itu,” terangnya.

Meski demikian, dikatakan Sugeng, pihaknya optimistis sebelum penetapan DPT (daftar pemilih tetap), tidak ada lagi pemilih ganda di Sidalih. Karena daerah lain juga sudah penetapan DPT.

Pihaknya sendiri berencana menggelar rapat pleno penetapan DPT pada 18 April mendatang. ”Jika memang masih ada pemilih ganda, tetap tidak bisa nyoblos dua kali.

Karena pemilih hanya bisa nyoblos sekali dengan menunjukkan KTP elektronik dan TPS terdekat. Kalau tidak nyoblos di tempat asal domisili, harus mengisi form C-6 lebih dulu, tiga hari sebelum pencoblosan,” terangnya.

(br/mas/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia