Rabu, 25 Apr 2018
radarbromo
icon-featured
Politik

HATI Akhirnya Memastikan Ikuti Debat Publik di Surabaya

Minggu, 15 Apr 2018 10:00 | editor : Radfan Faisal

debat publik, pilbup probolinggo, hati, mmc

IKUTI KPU: Dari kiri, Ketua Tim Pemenangan HATI Rifai, LO Paslon HATI Suhud, dan penasehat Tim Pemenangan HATI Hasan Irsyad saat memberikan keterangan pada awak media di Hasan Aminuddin Centre. (Mukhamad Rosyidi/Radar Bromo)

DRINGU - Tim pemenangan paslon bupati-wakil bupati P. Tantriana Sari – Timbul Prihanjoko (HATI), akhirnya memastikan akan mengikuti debat publik perdana di Surabaya, Senin (16/4). Kepastikan ini disampaikan LO HATI, Suhud di Gedung Hasan Center, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (14/4).

“Sebelumnya kami dengan tegas menolak. Sembilan puluh sembilan persen kami tidak akan menghadiri debat di Surabaya. Tetapi, setelah berkordinasi dengan penasehat tim HATI, kami diwajibkan ikut,” ujarnya.

Pertimbangannya, karena ini adalah debat yang pertama. Harapannya, pada debat yang kedua nanti, bisa diselenggarakan di Kraksaan.

“Karena itu, sejak hari ini (Sabtu, 14/4) kami berharap debat yang kedua digelar di Kraksaan. Ini mohon di perhatikan oleh KPU Kabupaten Probolinggo. Karena di PKPU itu diatur bahwa penyelenggaraan debat atas usulan dari paslon. Jadi punya hak juga paslon untuk mengusulkan,” terangnya.

Agar debat publik kedua bisa terlaksana di Kraksaan, pihaknya akan membuat surat resmi kepada KPU. Hal itu, sebagai pertimbangan KPU agar debat tahap kedua bisa terselenggara di Kraksaan.

“Tim pemenangan akan membuat surat resmi. Jika surat itu tidak disetujui, maka harus ada surat resmi sebagai balasan dengan alasan yang logis. Saat ini untuk menghargai dan menghormati demokrasi, dengan ikhlas tim HATI akan mengikuti debat publik,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan penasehat tim HATI, Hasan Irsad. Menurutnya, seyogyanya debat publik digelar di Kraksaan. Selain bisa menggerakan perekonomian, juga untuk membuktikan bahwa Kabupaten Probolinggo tidak termasuk zona merah.

“Jika hanya dilakukan di TV, tidak banyak disaksikan rakyat. Tetapi jika itu diadakan langsung di daerah dan disiarkan di TV, maka pasti banyak yang laihat,” ungkapnya.

Lebih lanjut menurutnya, keikutsertaan HATI dalam debat publik, berdasarlan dua azas. Yaitu, azas kebersamaan dan solidaritas. “Kami tidak ingin menangnya sendiri sebagai implementasi azas kebersamaan. Yang kedua azas solidaritas bahwa kami mengikut rekomendasi Polres sebagai penguasa keamanan. Tetapi yang kedua, kami mengusulkan di Kraksaan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Zubaidi bersyukur, karena HATI akhirnya mau menghadiri debat publik di Surabaya. Sebab, dengan demikian kedua paslon sudah siap untuk hadir. “Alhamdulillah kalau hadir,” ujarnya.

Lebih lanjut, penempatan debat publik di Surabaya bukan tanpa alasan. KPU sebagai penyelenggara sudah melakukan tahapan pertimbangan. Sebelum memutuskan untuk menggelar debat di Surabaya, pihaknya telah berkordinasi dengan tim kampanye kedua paslon. Baru setelah itu mengambil keputusan.

“Sesuai PKPU 4/2017, KPU berkordinasi dengan tim kampanye kedua paslon. Setelah itu ditetapkan di Surabaya. Debat ini sendiri sesuai perencanaan akan dilakukan dua kali di JTV Surabaya,” ungkapnya.

Di sisi lain, Dedik Riyawan selaku sekretaris tim pemenganan paslon Abdul Malik Haramain - Muzayyan Badri (MMC), mengaku siap mengikuti debat pada Senin (16/4)

“Sedari awal kami siap melaksanakan debat. Yang jelas, kami siap memaparkan semua visi misi kami. Kami hadir untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

(br/sid/rf/rf/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia