Senin, 23 Apr 2018
radarbromo
icon featured
Hukum & Kriminal

4 Lelaki Ini Diciduk saat Asyik Pesta SS, Salah Satunya DPO Pencurian

Minggu, 15 Apr 2018 04:13 | editor : Radfan Faisal

sabu-sabu, ss, narkoba, pemakai, dibekuk, ditangkap, serbuk putih, polsek gempol

DICIDUK: Para tersangka pesta sabu yang diamankan di Polsek Gempol. (Istimewa)

GEMPOL - Sebuah pesta sabu-sabu di sebuah rumah di Desa/Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, berhasil dibuyarkan petugas Polsek Gempol, Jumat (13/4). Tim Unit Reskrim yang menggerebek pun berhasil mengamankan empat lelaki yang ikut pesta.

Adalah Suhariyanto, 41, pemilik rumah di Dusun Gempol Baru yang dijadikan tempat pesta sabu-sabu itu. Suhariyanto pun diamankan petugas. Selain dia, tiga temannya yang ikut pesta sabu-sabu juga diamankan. Mereka ialah Mulyanto, 43; Khoirul Anwar, 27 dan Fajar Isnaini, 24. Ketiganya merupakan warga Kabupaten Sidoarjo.

Kapolsek Gempol Kompol I Nengah Darsana menjelaskan, penangkapan keempat pria tersebut dilakukan lantaran adanya laporan dari warga setempat. Menurut dia, warga sekitar curiga karena ada beberapa lelaki yang berkumpul di rumah Suhariyanto.

“Kemudian kami lakukan penyelidikan dan ternyata tengah berlangsung pesta sabu-sabu,” ujar Darsana.

Tak menunggu lama, polisi kemudian melakukan penggerebekan. Kedatangan polisi itu sontak mengejutkan keempat pelaku yang tengah berpesta. Mereka pun gelagapan dan berusaha melarikan diri. Namun upaya itu terhambat. Polisi langsung menangkap keempatnya secara bersamaan.

“Dari TKP kami amankan beberapa barang bukti. Ada satu kantong plastik kecil berisi narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,34 gram, dan beberapa alat hisap. Di antaranya bong, dua buah pipet dengan sisa sabu, satu botol alkohol, dan sebuah korek api,” tambah dia.

Keempat pelaku kemudian diamankan di Mapolsek Gempol untuk diperiksa. Mereka ditetapkan sebagai tersangka dan kini menghuni sel Mapolsek setempat.

“Para tersangka dijerat Pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan salah satunya, yakni tersangka Khoirul Anam tercatat sebagai DPO kami. Dia pernah terlibat dalam pencurian dengan pemberatan. Dia juga dijerat dengan pasal 363 KUHP,” jelas Darsana.

(br/tom/rf/rf/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia