Senin, 23 Apr 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Tukul Arwana Kena Razia Lantas di Probolinggo, Anaknya Bilang Begini

Senin, 19 Mar 2018 11:49 | editor : Muhammad Fahmi

razia, lalu lintas, lantas, tukul, arwana, komedian, pelawak, empat mata, bukan empat mata, kasatlantas, probolinggo, polisi, akp, ega prayudi, polres

TUNJUKKAN STNK: Tukul Arwana saat terkena razia lalu lintas di Probolinggo. (Satlantas Polres Probolinggo for Radar Bromo)

GENDING - Komedian kondang tanah air, Tukul Arwana terkena razia lalu lintas (lantas) di Probolinggo. Komedian yang terkenal dengan acaranya, Bukan Empat Mata itu pun harus menunjukkan surat-surat kelengkapan kendaraannya.

Hal itu terekam dalam video berdurasi 59 detik. Dalam video itu, Tukul yang mengendarai motor matik dihentikan petugas Satlantas yang tengah menggelar razia kelengkapan lalu lintas.

Usai dihentikan, Tukul membuka helmnya. Petugas Satlantas pun dibuat kaget usai melihat sosok Tukul. Sang petugas lantas masuk ke poslantas. Di dalam poslantas itu ada Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Ega Prayudi yang merupakan anak Tukul Arwana.

“Mohon izin, bapaknya Komandan kena razia,” ujar petugas itu ke Kasatlantas Ega. Mendapati hal itu, Kasatlantas Ega pun memberikan jawaban tegas. “Mau Bapak saya, Ibu saya, Adek saya, kalau salah, ditilang saja,” jawabnya.

Mendengar jawaban itu, petugas pun langsung keluar untuk melihat surat-surat berkendara Tukul Arwana. Mendapati itu, Tukul pun menunjukkan surat-surat berkendara. Mulai STNK hingga SIM.

Mendapati itu, petugas pun memberikan kembali surat-surat kelengkapan berkendara kepada Tukul. Petugas pun membolehkan Tukul melanjutkan perjalanannya.

“Entah itu artis, entah pejabat, entah pengusaha dan entah coverboy seperti saya dan warga Indonesia yang hidup di Indonesia harus tertib berlalu lintas,” pesan Tukul.

Video itu merupakan video kampanye tertib berlalu lintas yang dibuat Satlantas Polres Probolinggo. Kasatlantas AKP Ega Prayudi menjelaskan, pihaknya dituntut untuk kreatif untuk menyosialisasikan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Selain membuat spanduk, brosur, kami juga membuat film pendek berupa video singkat agar masyarakat lebih mudah memahami pesan kami,” kata Ega.

Dengan video itu, pihaknya menegaskan, hukum tak memandang siapapun. “Sebab, kecelakaan bisa datang pada siapa saja,” pesannya. Selengkapnya, lihat video Tukul kena razia di bawah ini. 

Tukul Arwana kena razia lantas. (Satlantas Polres Probolinggo)

(br/mie/mas/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia