Minggu, 22 Apr 2018
radarbromo
icon featured
Kraksaan

Dibonceng Anak, Tabrakan dengan Pikap, Ibu asal Krejengan Tewas

Sabtu, 10 Mar 2018 20:01 | editor : Muhammad Fahmi

laka, kecelakaan, tewas, ibu-ibu, dihantam, pikap

NAHAS: Jenazah Husnul Chotimah saat di kamar jenazah RSUD Waluyo Jati, Kraksaan. (Istimewa)

KRAKSAAN - Kecelakaan maut terjadi di jalur Krejengan-Kraksaan di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Jumat malam (9/3). Sebuah pikap adu moncong dengan motor. Akibatnya, satu orang tewas dalam kejadian itu.

Kecelakaan maut itu terjadi Jumat malam (9/3) sekitar pukul 19.30. Kecelakaan itu bermula saat pikap Suzuki Carry bernopol N 8152 RA yang dikemudikan Abdul Wafi, 37, warga Dusun Silayar, Desa Kregenan, Kraksaan melaju dari utara ke selatan.

Malam itu, Wafi hendak mengantar tenda di Kelurahan Semampir, Kraksaan. Ia melaju dengan kecepatan tinggi. Saat sampai di lokasi kejadian, Wafi berniat belok kanan.

Diduga ia tak melihat kondisi sekitar waktu itu. Sebab, dari arah berlawanan melaju motor Honda Supra N 4049 PT yang dikendarai Abdur Rahman Ali, 21, warga Dusun Kuripan, Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan. Ia membonceng ibunya, Husnul Chotimah, 46.

Lantaran jaraknya cukup dekat, tabrakan pun tak bisa dihindari. Akibatnya fatal, Husnul Chotimah alami luka parah di kepalanya. Ia sempat dilarikan ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan. Namun nyawanya tak tertolong.

“Pikap itu muat besi untuk terop. Besi-besinya menonjol ke belakang. Pikap kurang hati-hati saat belok ke kanan, tidak memperhatikan lalu lintas,” terang Kanit Laka Polres Probolinggo, Ipda I Nyoman Harayasa.

(br/mie/hil/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia