Rabu, 17 Jan 2018
radarbromo
icon-featured
Politik

Ini Jawaban PDIP soal Rekom Pilwali yang Disorot Loyalis Rukmini

Minggu, 14 Jan 2018 10:30 | editor : Muhammad Fahmi

pdip, banteng, moncong putih, pdi perjuangan, logo, ilustrasi

ILUSTRASI (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

PROBOLINGGO - Adanya sorotan dari loyalis Rukmini yang menilai janggal rekom DPP PDIP direspons dingin DPC PDIP Kota Probolinggo. DPC menilai, urusan rekom itu jadi wewenang DPP.

Titin Andriani, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP setempat, tidak bisa memastikan alasan DPP PDIP merekomendasi Syamsu Alam dan Kulup untuk maju sebagai bacawali dan bacawawali. “Keputusan rekomendasi ini berasal dari DPP. Kita tidak bisa memastikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Bidang Keagamaan dan Kepercayaan, Hamka Haq mengatakan, pertimbangan DPP memilih Syamsu Alam sebagai bacawali, karena Ketua DPC PDIP Nasution menolak direkomendasi.

“Bahkan, saat itu DPP sudah menugaskan saya untuk bertemu langsung dengan Pak Nasution. Dia tetap menolak keras untuk menjadi kandidat wali kota. Beliau hanya ingin menjadi anggota legislatif,” ujarnya.

Sedangkan terkait Rukmini, DPP menilai gagal sebagai kader partai. “Seperti kalah total dalam pemilihan presiden yang lalu di Kota Probolinggo. Padahal, Kota Probolinggo adalah kandang Banteng. Bahkan, dua kali pada masa Pak Buchori menjabat sebagai walikota juga kalah Pilpres,” ujarnya.

Selain itu, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Pusat (PP) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) ini, juga menjelaskan jika DPD PDIP Jawa Timur pun memberikan penilaian terhadap Rukmini.

“Oleh DPD, Rukmini juga dinilai tidak kooperatif dengan DPC PDIP. Kurang lebih itu yang saya tahu,” ujarnya.

Mengenai prediksi beratnya PDIP untuk mendukung sosok baru seperti Alam-Kulup, Hamka berharap kesolidan mesin partai. “Jika kami solid, Insya Allah kita tetap menang. Ini yang kami jaga ke depan. Apalagi, ini juga sejalan dengan aspirasi Pak Nasution dan struktur partai,” jelasnya.

(br/put/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia