Kamis, 18 Jan 2018
radarbromo
icon-featured
Politik

Tak Dapat Rekom PDIP, Loyalis Rukmini Anggap Janggal, Ini Alasannya

Minggu, 14 Jan 2018 09:30 | editor : Muhammad Fahmi

hj, rukmini, incumbent, buchori, pdip, walikota, probolinggo

GAGAL MAJU: Wali Kota Probolinggo, Rukmini. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

MAYANGAN - Wali Kota Probolinggo Rukmini memang telah menyatakan legawa meski tidak mendapat rekomendasi DPP PDIP untuk kembali maju di Pilwali Kota Probolinggo 2018. Namun, hal yang sama tak dialami pendukungnya.

Mereka menganggap, rekomendasi DPP PDIP janggal ketika rekomendasi turun pada Syamsu Alam dan Kulup Widyono. Hal itu disampaikan SW Djando Gadohoka, koordinator tim pemenangan Rukmini-dr Bambang Agus.

“Jika Ibu (Rukmini, Red) sudah legawa tidak mendapat rekomendasi, justru kami pendukungnya yang masih mempertanyakan. Mengapa justru rekomendasi turun pada Alam-Kulup,” ujarnya dengan penuh tanya.

Djando –sapaan akrabnya – merasa heran dengan keputusan tersebut. Apalagi, Rukmini ia nilai masih sangat layak direkomendasi DPP, berdasarkan sejumlah pertimbangan.

Pertama, Rukmini tercatat sebagai petahana yang juga menjabat Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Bidang Ekonomi Kreatif. “Selain itu, dalam proses konvensi baik di tingkat DPC sampai DPP, tidak muncul pernyataan keberatan terkait pencalonan Rukmini. Bahkan dari tingkat aksesibilitas, popularitas, maupun survei, nama Syamsu Alam maupun Kulup Widyono ini jauh di bawah Bu Rukmini,” ujarnya.

Salah satunya hasil survei internal yang dilakukan oleh DPC PDIP, yang bekerjasama dengan Universitas Panca Marga (UPM). Dalam survei tersebut, ia menyebut jika elektabilitas Rukmini paling tinggi di antara semua kandidat.

“Saya memang bukan kader PDIP. Namun, ada kader-kader yang mendukung ibu kecewa sekali dengan hasil rekomendasi. DPP tidak mempertimbangkan survei yang dilakukan oleh internal juga,” ungkapnya. Selain itu, besarnya PDIP di Kota Probolinggo juga tak lepas dari perjuangan Rukmini, maupun suaminya, Buchori.

Apakah Rukmini mengarahkan loyalisnya untuk mendukung calon lain? Djando tak menjawab tegas. Yang pasti, Rukmini menyerahkan pilihan loyalisnya sesuai hati nurani masing-masing.

djando gadohoka, djando, loyalis, rukmini, pilwali probolinggo, pengacara

HERAN: Djando Gadohoka, koordinator tim pemenangan Rukmini saat memberikan keterangan di hadapan awak media. (Ridhowati Saputri/Jawa Pos Radar Bromo)

(br/mie/put/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia