Rabu, 17 Jan 2018
radarbromo
icon featured
Bangil

Kurangi Penyakit Pes, Pemkab Pakai Jebakan Tikus

Kamis, 11 Jan 2018 13:05 | editor : Fandi Armanto

kuman, penyakit, pes, tikus

ILUSTRASI: Kuman penyakit. (Dok. JawaPos.com)

BANGIL - Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan berencana untuk menggelar jebakan tikus di beberapa kecamatan di wilayah kabupaten setempat. Langkah tersebut, untuk mengevaluasi dan mencermati, ancaman penyakit Pes yang dimungkinkan menjangkiti tikus.

Rencana tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Pasuruan, Agus Eko Iswahyudi. Ia mengancang-ancang untuk mencabut status kerawanan penyakit pes di wilayah Kabupaten Pasuruan. Maklum, kasus penyakit pes pernah mewabah di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Pasuruan.

“Nah, kami ingin melakukan penilaian dan evaluasi yang tujuannya memastikan kawasan Kabupaten Pasuruan sudah terbebas dari pes,” kata Agus.

Ia menjelaskan, kasus penyakit pes pernah mewabah tahun 1987 silam. Saat itu, ditemukan ada 10 orang tewas yang terinfeksi bakteri Yersinia Pestis tersebut. Infeksi itu disebarkan, tak lain oleh hewan pengerat, yakni tikus.

Sejak saat itulah, penanggulangan dan pemantauan terhadap ancaman penyakit ini gencar dilakukan. Bahkan, pemantauan dilakukan hingga sekarang. “Ada empat kecamatan yang menjadi sasaran pemantauan. Yakni Tutur, Pasrepan, Puspo dan Tosari. Di empat  kecamatan inilah, kasus pes itu ditemukan,” bebernya.

Dari pemantauan yang dilakukan, tak ada lagi temuan kasus pes. Karena itulah, pihaknya berencana untuk melakukan evaluasi. Hal ini ditujukan, untuk memastikan tidak adanya kasus pes di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Langkahnya, dengan melakukan penjebakan terhadap seribu tikus. Rencananya, penjebakan seribu tikus itu, akan dilangsungkan dalam bulan-bulan ini. Tikus-tikus itu nantinya, akan diperiksa kondisinya. “Apakah terjangkit pes atau tidak. Kalau tidak, maka Kabupaten Pasuruan bisa dikatakan bebas dari  penyakit pes,” sambungnya.

(br/one/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia