Rabu, 17 Jan 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Upload Foto Syur Bareng Kekasih di FB, Pelajar asal Tiris Ditangkap

Senin, 08 Jan 2018 17:16 | editor : Muhammad Fahmi

VIRAL: Foto syur pelajar yang beredar di FB. Saat ini, pengunggah foto sudah ditangkap.

VIRAL: Foto syur pelajar yang beredar di FB. Saat ini, pengunggah foto sudah ditangkap. (Facebook)

KRAKSAAN - Beredarnya foto sepasang remaja tanpa sehelai baju yang menghebohkan dunia maya di Probolinggo jadi perhatian serius polisi. Jumat (5/1), sekitar pukul 21.00, Tim Cobra Polres Probolinggo akhirnya menangkap pelaku yang memposting foto syur tersebut. 

Yang mempostingnya adalah RAS, 17 pelajar asal Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. RAS yang berstatus pelajar kelas X di sebuah lembaga pendidikan di Tiris juga merupakan sosok lelaki yang ada dalam foto syur tersebut. Foto yang diunggahnya itu merupakan fotonya bareng sang kekasih yang kini sudah berstatus bertunangan

Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto mengatakan, pengungkapan kasus itu tak terlepas dari laporan korban yang juga berstatus pelajar pada awal Januari lalu. 

Foto syur itu sendiri diambil pada 31 Desember 2017 di sebuah kamar hotel di Kabupaten Probolinggo. Merasa malu foto syurnya disebarkan pelaku, korban yang warga Kraksaan dan berstatus pelajar kelas XI akhirnya melapor ke SPKT Polres Probolinggo.

Dari informasi yang didapat, foto syur itu beredar di facebook. Pelaku mengupload 2 foto itu dengan diberi caption; Koe selingkuh bacok ndas mu. Bajak pacarmu.

DIMINTAI KETERANGAN: Kasatreskrim AKP Riyanto (berdiri) saat meminta keterangan pada pelaku, Senin (7/1).

DIMINTAI KETERANGAN: Kasatreskrim AKP Riyanto (berdiri) saat meminta keterangan pada pelaku, Senin (7/1). (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

“Dari laporan itu, polisi pun melakukan penangkapan terhadap pelaku. Pelaku ditangkap di Kraksaan,” kata AKP Riyanto saat press release di Mapolres Probolinggo, Senin (8/1).

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya satu unit HP Samsung Galaxy J1 dan 1 unit HP merek Vivo. 

Perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu mengungkapkan, pelaku dijerat karena memposting foto yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan. 

“Tersangka dijerat pasal 45 ayat (1) UU RI nomor 19 Tahun 2016 jo pasal 27 ayat (1) UU RI nomor 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik. Ancaman hukumannya 6 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar,” jelasnya.

(br/mie/mas/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia