Kamis, 23 Nov 2017
radarbromo
icon featured
Hukum & Kriminal

Jual Rujak sambil Edarkan Pil Trex, Ibu-Ibu asal Glagah Ini Ditangkap

Rabu, 15 Nov 2017 09:15 | editor : Muhammad Fahmi

penjual rujak, pil trex, pengedar pil, narkoba, pil koplo

TERJERAT OBAT KERAS: Tersangka Misyani. (Polsek Pakuniran for Jawa Pos Radar Bromo)

PAKUNIRAN - Seorang penjual rujak asal Desa Glagah Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Misyani, 46, harus berurusan dengan polisi. Rabu (8/11) lalu, perempuan ini dibekuk di warungnya.

Ia ditangkap karena kedapatan tanpa izin mengedarkan sediaan farmasi berupa pil trihexyphenidyl alias pil trex. Kini, Misyani telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Probolinggo.

Oleh penyidik, dia disangka melanggar pasal 196 juncto pasal 167 UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman selama 9 tahun penjara. “Sebelumnya pelaku sudah lama di bawah pengawasan kami,” ujar Kapolsek Pakuniran, Iptu Habi Sutoko.

Habi mengatakan, sebelum membekuk tersangka, sejumlah anggotanya menyamar sebagai pembeli pil trex. Karenanya, tersangka tertangkap tangan saat melayani polisi yang menyamar sebagai pembeli.

“Saat pelaku melayani, pelaku langsung digeledah. Penggeledahan dilakukan pada pukul 12.30,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, tersangka kedapatan menyimpan 15 paket pil yang dibungkus kertas rokok. Setiap paket berisi empat butir pil trex. Ditambah uang hasil penjualan pil Rp 93 ribu.

“Total 60 butir pil yang didapat dari penggeledahan di warung pelaku. Pelaku mengaku telah mengedarkan pil itu selama sebulan terakhir,” ujar Habi.

Menurut Habi, tindakan pelaku selain melanggar undang-undang, juga membahayakan para generasi muda. Sebab, selama ini pembeli sediaan farmasi itu mayoritas remaja.

“Pelaku kami proses ke jalan hukum sesuai pasal 196 juncto 167 UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan,” ujarnya.

(br/hil/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia