Senin, 20 Nov 2017
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Bermodal Printer, Duda asal Paiton Ini Edarkan Uang Palsu di Kraksaan

Selasa, 14 Nov 2017 17:53 | editor : Muhammad Fahmi

upal

TERINSPIRASI DARI INTERNET: Moh Fuadlaili, 26 saat dimintai keterangan petugas di sel Mapolres Probolinggo, Selasa (14/9). (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

KRAKSAAN - Berawal dari laporan ada orang mabuk di depan pasar Senin, Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, petugas kepolisian setempat berhasil membongkar peredaran uang palsu (upal) di wilayah setempat. Petugas berhasil mengamankan satu pelaku dan sejumlah alat untuk produksi upal.

Pelaku yang ditangkap diketahui bernama Moh Fudlaili, 26, warga Desa Taman, Kecamatan Paiton. Selasa dinihari, petugas mendapat laporan bahwa Fuadlaili tengah mabuk di pasar Senin.

Dari laporan itu, petugas pun mengamankannya. Saat diamankan, petugas mendapati ada uang palsu di saku bajunya. Dari situ, petugas melakukan pengembangan hingga akhirnya Fuadlaili mengaku memproduksi sendiri upal itu.

Ia membuat upal itu di indekosnya. Dengan bermodal mesin printer/copy, ia membuat upal. Dari indekosnya itu, petugas mengamankan upal pecahan 20 ribu sebanyak 10 lembar, pecahan 50 ribu siap edar dua lembar dan lima lembar kertas hasil copy uang yang belum dipotong.

Duda anak satu itu mengatakan, perbuatan mencetak uang palsu dengan mesin foto copy itu diketahuinya dari berita-berita di internet.

Kasat Reskrim AKP Riyanto mengatakan, tersangka sempat menggunakan upal itu untuk belanja, tapi tidak berhasil. ”Kami masih selidiki dan dalami kasus pengedaran uang palsu oleh tersangka ini. Dugaan sementara, tersangka ini mendapatkan uang palsu itu dari mencetak sendiri,” katanya.

(br/mie/mas/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia