Minggu, 22 Oct 2017
radarbromo
icon featured
Politik

Daftar ke KPU Kabupaten Pasuruan, Sejumlah Partai Tak Penuhi Syarat

Kamis, 12 Oct 2017 17:05 | editor : Fandi Armanto

Pemilu 2019

ILUSTRASI : KPU (Dok Jawa Pos)

BANGIL – Sejumlah partai politik mulai melakukan pendaftaran jelang pileg dan pemilu 2019 ke KPU Kabupaten Pasuruan. Hanya saja, belum ada satupun parpol yang memenuhi persyaratan untuk pendaftaran.

Tak lengkapnya berkas persyaratan administrasi menjadi alasan. Akibatnya, pengurus parpol yang melakukan pendaftaran pun harus melengkapi kekurangan berkas yang diajukan.

Seperti PDI Perjuangan kemarin (11/10). Partai dengan lambang banteng bermoncong putih itu, melakukan pendaftaran ke KPU Kabupaten Pasuruan di Pogar. Pendaftaran itu dilakukan, seiring kesiapan partai tersebut dalam pileg dan pilpres tahun 2019.

Sejumlah petinggi PDI Perjuangan dari Kabupaten Pasuruan mendatangi KPU Kabupaten Pasuruan. Mereka menyerahkan berkas pendfataran partai ke petugas KPU. Hanya saja, berkas persyaratan tersebut tidak bisa diterima sepenuhnya. 

Sebabnya, ada kekurangan yang harus dipenuhi sebagai syarat untuk pendaftaran. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi mengutarakan, secara keseluruhan, persyaratan untuk pendaftaran partai sudah dipenuhi. Seperti persyaratan keanggotaan, yang mencapai 1.049 anggota partai. Hal tersebut ditujukkan dengan jumlah keanggotaan sesuai dengan sistem informasi partai politik (sipol) yang terdata secara nasional.

Bahkan, partainya juga sudah menampung keanggotaan perempuan sesuai ketentuan. Di mana, persyaratan keterwakilan perempuan untuk setiap partai sejumlah 30 persen. 

Hanya saja, ada kekurangan dalam pencetakan KTA. Hal ini yang menjadi persoalan tidak diterimanya pendaftaran tersebut. “Seluruh persyaratan sebenarnya sudah kami penuhi. Mulai dari jumlah minimal anggota sebanyak 1.000 orang, kami sudah mencapai 1.049 orang. Tapi, memang belum seluruhnya KTA kami cetak. Karena, baru 400 KTA yang kami cetak dari ketentuan,” kata Andri.

Meski begitu, pihaknya tak begitu mempersoalkannya. Karena, hal itu bisa diatasi. Dalam waktu dekat ini, kekurangan tersebut akan dipenuhi.

“Tidak masalah. Karena kan hanya persoalan pencetakan saja. Segera saja kami cetak dan serahkan ke KPU,” sambung dia.

Salah satu komisioner KPU Kabupaten Pasuruan, A. Azmi Abbas Djazuli menyampaikan, sudah ada beberapa partai yang melakukan pendfataran ke KPU Kabupaten Pasuruan. Sejak pendaftaran partai dibuka 3 Oktober 2017 kemarin, setidaknya ada tiga partai baru dan satu partai lama yang melakukan pendaftaran.

Ketiga partai baru itu, yakni Perindo, Partai Solidaritas Indonesia dan Partai Berkarya. Sementara partai lama yang juga melakukan pendaftaran, baru PDI Perjuangan. Dari keempat partai itu, status pengajuannya tidak memenuhi syarat. 

Hal ini dikarenakan, beberapa persyaratan yang perlu mendapat pembenahan. Seperti PDI Perjuangan yang harus melengkapi pencetakan KTA. “Begitupun dengan partai lain. Ada kekurangan terkait penyebaran KTA yang tidak sesuai. Misalnya, penduduk di suatu kecamatan tapi KTA-nya ditempatkan di kecamatan yang lain. Itu tidak dibenarkan dan harus dibetulkan,” beber dia.

Menurut Azmi, selain empat partai tersebut, sebenarnya masih ada beberapa partai lain yang mendatangi KPU. Seperti Hanura ataupun PAN. Hanya sifatnya belum resmi melakukan pendaftaran. Dan baru sebatas konsultasi.

Ia menambahkan, batas pendaftaran partai tersebut berakhir hingga 16 Oktober 2017. Sejauh ini, memang masih banyak yang belum melakukan pendaftaran. Dari 17 partai yang ada, baru empat partai tersebut yang melakukan pendaftaran.

“Masih ada cukup waktu. Kalau pun tidak melakukan pendaftaran, dimungkinkan partai tersebut tidak bisa berpartisipasi dalam ajang pileg dan pilpres di Kabupaten Pasuruan,” anggapnya.

(br/fun/one/fun/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia