Senin, 23 Oct 2017
radarbromo
icon featured
Hukum & Kriminal

Curi Motor, Warga Karangsono di Wonorejo Diringkus Polisi

Kamis, 12 Oct 2017 16:05 | editor : Fandi Armanto

curanmor

MALU : Tersangka Sifak Udin yang kini sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Pasuruan. (Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

BANGIL – Pelarian Sifak Udin, 22, warga Dusun Pendem, Desa Karangsono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan dari kejaran polisi akhirnya terhenti. Ia diringkus anggota Satreskrim Polres Pasuruan setelah sempat buron selama dua bulan.

Tersangka ditangkap di rumah saudaranya Selasa (10/10). Ia ditangkap saat tengah beersantai sekitar pukul 21.30. Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Tinton Yudha Riambodo menceritakan, ihwal penangkapan tersebut bermula dari aksi pencurian yang dilakukan tersangka. 

Aksi tersebut dilakukannya, Jumat, 25 Oktober 2017 lalu. Korbannya, menimpa Abdul Rosid, 40, warga Desa/Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. “Tersangka melancarkan aksi pencurian itu sekitar pukul 08.00,”  kata Tinton kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Dalam menjalankan aksi pencurian itu, tersangka tidak sendirian. Ia bersama dengan ND, menggondol motor Honda Supra Fit milik korban. Ketika itu, motor korban diparkirnya di teras rumah. 

Korban yang hendak pergi, menancapkan kontak di motor tersebut. Ia kemudian masuk rumah. “Nah, saat masuk rumah itulah, kedua tersangka melihatnya. Selanjutnya, tersangka atas nama Sifak Udin ini masuk teras rumah korban dan mengambil motor tersebut,” imbuh Tinton.

Begitu berhasil menggondol motor tersebut, keduanya kabur ke Karangsono. Sementara, korban baru mengetahui ketika ia kelur rumah. Saat itu, ia mendapati motornya telah raib.

Atas kehilangannya itulah, ia melaporkan kejadian itu ke polisi. Petugas yang memperoleh laporan itupun, melakukan penelusuran. Hingga akhirnya, mengendus pelaku sebagai dalang dalam pencurian tersebut. 

Tak butuh waktu lama, selang dua bulan kemudian pelaku berhasil diciduk. Ia diciduk petugas saat tengah berada di rumah saudaranya, yang berada di Desa Pandean, Kecamatan Rembang. 

Karena perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancamannya, tujuh tahun penjara. (one)

(br/fun/one/fun/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia