Selasa, 17 Oct 2017
radarbromo
icon featured
Features

Begini Kondisi Pojok Baca di Satlantas Polres Probolinggo

Kamis, 12 Oct 2017 12:00 | editor : Muhammad Fahmi

taman baca, perpus, perpustakaan, pojok baca

ISI WAKTU LUANG: Sejumlah pemohon SIM memanfaatkan waktu menunggu pembuatan SIM sambil membaca di pojok baca. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Sejak sebulan terakhir, Satlantas Polres Probolinggo yang berada di Jalan Suroyo Kota Probolinggo, memiliki perpustakaan mini. Namun, hanya sedikit dari pengunjung yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

----------------

Di depan ruang Satpas Satlantas Polres Probolinggo itu, ada ruangan terbuka yang difungsikan sebagai perpustakaan mini. Perpustakaan mini yang dinamakan pojok baca itu, terbuat dari papan kayu yang dicat warna biru. Ruang perpustakaan mini itu tepat berada di ruang tunggu pemohon SIM.

Rabu siang (11/10), sejumlah pemohon SIM tampak membaca buku-buku yang menjadi referensi di perpustakaan. Tak hanya orang tua, anak-anak pun terlihat memanfaatkan fasilitas tersebut.

Syahrul, 46, warga Desa Malasan, Kecamatan Tegalsiwalan mengatakan, ia mengajukan pembuatan SIM A baru. Ia tidak menyangka ada fasilitas perpustakaan mini di dalam kantor pelayanan SIM. Sebab, setahun lalu saat mengurus perpanjangan SIM C, fasilitas itu masih belum ada.

“Fasilitas perpustakaan mini ini bagus juga. Jadi orang yang menunggu antrian pembuatan SIM, bisa sambil membaca. Tapi kalau tertarik untuk membaca,” katanya. Wajar jika Syahrul mengatakan demikian. Pasalnya, hanya sebagian kecil pengunjung yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

Hal itu berkaitan dengan minat baca masyarakat yang rendah. Kanit Registrasi dan Identifikasi (KRI) Ipda Guruh tidak membantah fenomena itu. Pengunjung lebih memilih mengutak-atik ponselnya ketimbang membaca buku.

“Padahal sarana ini kami buat agar pemohon SIM yang mengantri, tidak bosan dan dapat menambah wawasan tentang lalu lintas. Sehingga pada saat ujian teori dan praktik, mereka tidak kesulitan,” terangnya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Pria yang akrab disapa Guruh ini mengatakan, sarana perpustakaan mini ini terinspirasi dari Pojok Baca yang rada di Satpas SIM Polda Metro Jaya. Ternyata, sarana itu cukup bermanfaat bagi pemohon SIM yang menunggu antrian. Selain itu, fasilitas pojok baca juga membiasakan masyarakat gemar membaca.

Perpustakaan mini tersebut menyediakan buku-buku umum dan buku berisi tentang pengetahuan lalu lintas. Selain itu, perpustakaan mini pojok baca juga terdapat wifi gratis dan arena bermain anak-anak. Desain gambar dinding juga dibuat sedemikian rupa agar membuat pengunjung betah.

“Orangtua yang membawa anak kecil juga dapat menitipakan anak-anaknya di arena bermain. Sementara orangtua melaksanakan ujian SIM,” terangnya. Namun, memang tidak semua pengunjung menyadarai manfaat perpustakan mini pojok baca tersebut.

Karenanya, ia berharap perpustakan mini tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya. “Kami berharap, dengan adanya sarana perpustakaan mini itu bisa meningkatkan minat baca masyarakat. Bayangkan saja, tiap hari 100 orang pemohon SIM datang ke kantor kami dan memungkinkan ikut ketularan minat baca,” harapnya.

(br/mas/mie/mie/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia