Kamis, 14 Dec 2017
radarbromo
icon featured
Hukum & Kriminal

Tiga Pelaku Curi Sapi, Dikepung Warga, Satu Pelaku Berhasil Dibekuk

Kamis, 12 Oct 2017 11:30 | editor : Fandi Armanto

sapi, pencurian sapi, curwan

DITAHAN: Tersangka Namo yang kini sudah ditahan di Polsek Nguling, usai mencuri sapi di Desa Randuati, Kecamatan Nguling, Selasa (10/10) malam. (Polsek Nguling for Jawa Pos Radar Bromo)

NGULING - Aksi pencurian hewan ternak kembali meresahkan masyarakat Pasuruan. Selasa (10/10) lalu, pencurian hewan ternak terjadi di Desa Randuati, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Beruntung, aksi tersebut tak terlambat diketahui warga. Pelaku yang berjumlah tiga orang itu pun mendapat kepungan warga, dan seorang diantaranya berhasil dibekuk.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, ketiga pelaku itu datang ke Dusun Batuan, desa setempat sekira pukul 03.00 dini hari. Dengan menumpangi mobil pikap, mereka membagi tugas menyisir sejumlah kandang hewan ternak milik warga. Berselang satu jam, masing-masing pelaku berusaha menggondol tiga ekor sapi jenis limusin.

Nah, saat ketiga pelaku itu menuntun sapi, ada salah seorang warga yang mengetahuinya, yakni Hakim, 35. “Sekira pukul 04.00 subuh, Hakim hendak pulang selepas mengairi sawahnya. Ditengah perjalanan, ia melihat ada orang tak dikenal menuntun seekor sapi. Dia (Hakim) juga sempat diancam akan dilempar bondet oleh pelaku apabila berteriak,” ujar Kanitreskrim Polsek Nguling, Apida Adji Anggoro.

Beberapa jarak setelah melanjutkan perjalanannya, Hakim kembali mendapati orang asing yang juga menuntun seekor sapi. Saat itu pula, kecurigaan Hakim kian tinggi. Ia pun berniat melaporkan hal itu kepada kepala desa setempat. Sebelum niatannya untuk melaporkan aksi pencurian itu, Hakim kembali melihat seorang pelaku terakhir yang juga menuntun seekor sapi.

“Saat dia melihat sapi terakhir yang dituntun oleh pelaku ketiga, ia terkejut. Karena sapi tersebut merupakan ternaknya,” tambah Aipda Adji.

Tekad Hakim pun tak terhindarkan saat melihat sapi ternaknya hendak dicuri orang. Ia lantas berteriak maling hingga membuat warga setempat geger. Sejumlah warga pun panik dan segera berkumpul. Beberapa warga membunyikan kentongan, sejurus waktu mereka lantas mengepung ketiga pelaku.

“Karena aksinya telah diketahui, warga yang datang sudah mengepung. Ketiga pelaku akhirnya melepaskan sapi-sapi itu dan berusaha kabur,” jelas Aipda Adji. Dua pelaku pun berhasil kabur dengan menumpangi mobil pikap. Sedangkan seorang pelaku diantaranya, yakni Namo, 45, warga Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo berhasil ditangkap warga.

“Pelaku dan barang bukti lantas kami amankan ke Mapolsek Nguling untuk penyidikan lebih lanjut,” katanya. Lebih lanjut, Aipda Adji menyebut pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya ialah tiga ekor sapi jenis limusin, sebuah jaket milik pelaku, serta sebuah sajam milik salah satu pelaku yang kabur.

“Untuk pelaku sudah kami tahan, pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Sedangkan dua orang pelaku yang kabur, tengah dalam penyelidikan. Kami masih mendalami keterangan dari tersangka pelaku Namo untuk melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya,” tandasnya.

sapi, curwan, kandang sapi

GAGAL DICURI: Sapi milik Hakim yang sempat dibawa kabur pelaku pencuri. Aksi itu akhirnya gagal, lantaran pemiliknya berteriak meski awalnya sempat diancam dilempar bondet. (Polsek Nguling for Jawa Pos Radar Bromo)

(br/tom/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia