Rabu, 13 Dec 2017
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Disorot Dewan, Akhirnya Galvalum Gedung Perpustakaan Langsung Diganti

Kamis, 12 Oct 2017 09:30 | editor : Fandi Armanto

atap, galvalum, genteng, genting, tukang bangunan

GARAP ATAP: Pekerja menyelesaikan pembangunan atap pada gedung Perpustakaan dan Arsip di Sekargadung, Rabu (11/12). (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

PURWOREJO - Sorotan dewan di Komisi III DPRD soal penggunaan galvalum yang tidak sesuai pada pembangunan lanjutan gedung arsip dan perpustakaan Sekargadung, mendapat atensi dari pelaksana proyek. Rabu (12/10) pagi, PT Delima Manunggal langsung mengganti galvalum sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB).

Pelaksana dari PT Delima Manunggal, Sokhib mengatakan pihaknya sudah memesan sesuai RAB. Namun Sokhib menyebut, saat pengiriman, pihaknya tidak melakukan pengecekan. Sehingga, saat Komisi III melakukan sidak, ditemukan pengurangan dalam ukuran. Karena itu, pihaknya langsung mengganti sesuai RAB.

“Seluruh galvalum di ruang baca kami bongkar dan kami ganti yang baru dengan ukuran panjang 4 sentimeter dan ketebalan 0,4 sentimeter. Besok (12/10) akan dilakukan pemasangan,” katanya.

Ia menyebut pemasangan galvalum ini tidak akan membuat pengerjaan lanjutan gedung arsip menjadi terganggu. Sebab, pelaksanaannya paling lama 3 hari. Sehingga, pihaknya optimistis dapat menyelesaikannya sesuai target pada 19 Oktober mendatang.

Menurutnya, tahun ini, pihaknya melanjutkan pembangunan ruang induk yang sudah mencapai 86 persen. Ruangan yang berukuran 18x24 meter ini diperuntukkan ruang pertemuan, ruang perpus anak, ruang perpus remaja dan dewasa dan ruang bermain. Pembangunannya sendiri hanya menyisakan pemasangan atap dan granit pada lantainya.

Selain itu, tahun ini pihaknya akan membangun gedung serbaguna, ruang kafetaria dan musala. Masing-masing berukuran 9x9 meter. Di setiap ruangan ini nantinya tersedia 2 kamar mandi dan toilet bagi pengunjung. Anggarannya sebesar Rp 3 miliar.

“Pelaksanaannya sejak 3 minggu lalu. Kalau tempat parkir dan jalan bagi pengunjung, tahun ini tidak ada. Sebab dalam RAB yang saya pegang, memang tidak dianggarkan,” jelas Sokhib.

(br/riz/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia