Selasa, 12 Dec 2017
radarbromo
icon featured
Pandaan

Investasi di Kabupaten Pasuruan Bisa Tembus Rp 10 Triliun

Rabu, 11 Oct 2017 12:45 | editor : Fandi Armanto

investor, jalan tol

IKUT KEREK INVESTOR: Suasana di Jalan tol Gempol-Bangil. Dengan banyaknya jalan tol yang dibangun di Pasuruan, turut menarik minat pemilik modal untuk menanam investasi. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

BANGIL - Minat investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Pasuruan ternyata masih tinggi. Terlihat dari banyaknya investasi yang diperoleh hingga pertengahan Oktober 2017 ini. Bahkan, pencapaian yang diraih, jauh melampaui target yang digadang-gadang.

Pemkab Pasuruan sebelumnya menargetkan bisa meraih Rp 5,5 triliun sepanjang 2017 ini. Jumlah tersebut, Rp 500 miliar lebih tinggi dibandingkan tahun 2016 yang “hanya” Rp 5 triliun. Kenyataannya, realisasi investasi di Kabupaten Pasuruan melebihi itu semua. Hingga pertengahan Oktober ini, tercatat pemkab sudah meraup penanaman modal dari investor hingga Rp 8,3 triliun.

“Target sudah tercapai. Bahkan realisasi yang kami bukukan, melampaui target. Sebelumnya, target investasi di Kabupaten Pasuruan sepanjang 2017 sebesar Rp 5,5 triliun. Kenyataannya, sampai Oktober ini sudah menembus Rp 8,3 triliun,” kata Soenarto, kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Pasuruan.

Menurut Soenarto, tingginya nilai investasi itu tak lepas dari banyaknya pemodal yang menanamkan investasinya di Kabupaten Pasuruan. Mulai dari perluasan pabrik yang dilakukan sejumlah perusahaan di Kabupaten Pasuruan serta ada pula investor-investor baru yang melirik Kabupaten Pasuruan.

Tak hanya Pemodal dalam negeri, karena pemodal asing pun turut memberi andil. Soenarto merincikan, jumlah Pemilik Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai 24 izin. Di mana, nilai investasinya mencapai Rp 3,9 triliun.

Begitupun dengan Pemilik Modal Asing (PMA) yang mencapai 40 izin. Dengan nilai investasinya, senilai Rp 3,1 triliun. “Sisanya, disumbang oleh non PMA dan non PMDN yang mencapai 472 izin. Dengan sumbangsinya, mencapai Rp 1,2 triliun. Total, ada 536 izin yang masuk dengan nilai investasi mencapai Rp 8,3 triliun,” sambungnya.

Dengan pencapaian itulah, pihaknya meyakinkan kalau nilai investasi di Kabupaten Pasuruan mencapai 150 persen dari target. Pihaknya pun memperkirakan, jumlah tersebut bakal terus bertumbuhan. Bahkan, bisa mencapai lebih dari Rp 10 triliun.

“Kami optimis masih bisa tumbuh. Bahkan tahun ini bisa melebihi Rp 10 triliun. Ada wacana beberapa investor asing, yang ingin menanamkan modalnya di Kabupaten Pasuruan. Salah satunya di kawasan PIER,” tuturnya. 

(br/one/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia