Kamis, 14 Dec 2017
radarbromo
icon-featured
Radar Bromo Events

Ssttt... Ternyata Puteri Indonesia juga Pernah Di-Bully

Minggu, 08 Oct 2017 10:40 | editor : Muhammad Fahmi

keke, putri indonesia, puteri indonesia, kezia warouw, batik kabupaten probolinggo, batik, peragaan batik, busana batik, miss indonesia, bully, dibull

TAK MINDER: Puteri Indonesia 2016 Kezia Warouw saat tampil di puncak Kemilau Batik Probolinggo. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

KRAKSAAN - Siapa yang tak terpesona saat melihat Kezia Warouw berlenggak-lenggok di atas catwalk? Maklum saja, kualifikasi Keke sebagai seorang model tidak perlu diragukan.

Buktinya, ia berhasil menyandang predikat sebagai Puteri Indonesia 2016. Perempuan yang akrab disapa Keke itu juga masuk Top 13 Miss Universe 2016. Dengan tinggi 1,83 meter dan bakat yang dimiliki, penampilan Keke di atas catwalk sanggup menyihir orang yang melihatnya.

Nah, kesuksesan Keke itu didapat tidak mudah. Ia harus susah payah meniti karir di dunia model yang mengantarkannya hingga jadi seperti saat ini. Yang mengejutkan, ternyata perempuan berdarah Manado itu juga pernah menjalani masa sulit dalam hidupnya.

Keke pernah jadi korban bully semasa kecilnya. Namun, ia berhasil bangkit. Hal itu diungkapkan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari di acara puncak Kemilau Batik Probolinggo

“Kezia ini waktu kecilnya di-bully oleh teman-temannya karena memiliki postur yang tinggi. Tetapi itu tak membuatnya minder. Dengan keunggulan itu pula, ia bisa menjadi Puteri Indonesia. Begitu juga batik Probolinggo, dari yang sebelumnya tidak dikenal, kini sudah mulai dilirik pasar. Dulu hanya 2 orang pengrajin batik, kini bisa mencapai 12 orang. Mudah-mudahan nanti bisa bertambah lagi,” kata Tantri.

Keke pun tersenyum melihat Bupati Tantri menceritakan masa kecilnya itu.

(br/sid/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia