Rabu, 18 Oct 2017
radarbromo
icon-featured
PERSEKABPAS

Sakeramania Tak Boleh Nonton Persekabpas v Deltras

Sabtu, 30 Sep 2017 10:30 | editor : Fandi Armanto

sakeramania, persekabpas, suporter, sanksi suporter

TAK BISA MENDAMPINGI: Sakera Mania ketika memberikan dukungan terhadap timnya saat berlaga melawan Persibo, Rabu (27/9) di stadion Brawijaya. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

PASURUAN - Sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah kalah, masih harus membayar denda. Begitulah nasib Persekabpas seusai melakoni laga melawan Persibo Bojonegoro di semifinal lalu.

Betapa tidak, kalah 2-0 dari Persibo bukan satu-satunya derita yang dialami Persekabpas. Sebab, mereka juga harus menanggung denda atas ulah suporter saat laga melawan Persibo di Stadion Brawijaya, Kediri (27/9).

Sekretaris Tim Persekabpas Pasuruan, Djoko Sutrisno mengatakan, tim Persekabpas dikenai denda sesuai ulah suporter yang menyalakan petasan saat jalannya laga. Bukan hanya itu, pelanggaran lain yang dilakukan, setelah pemberian dukungan suporter dengan lagu-lagu rasis dan cenderung provokatif.

Hal itu diatur dalam pasal 46 regulasi liga 3 jo pasal 58 angka 1 huruf  a dan angka 2 huruf a kode disiplin. Yakni, menyalakan petasan saat laga berlangsung serta menyanyikan lagu rasis dan provokatif yang ditujukan kepada suporter tertentu pada saat pertandingangan berlangsung.

Akibat pelanggaran itulah suporter Persekabpas dilarang masuk di sisa pertandingan. Selain itu, tim Persekabpas juga didenda Rp 10 juta. "Ini jelas merugikan tim. Kami sudah mengingatkan berkali-kali tapi ulah-ulah serupa masih saja berlangsung," jelasnya.

Ia berharap, suporter bisa lebih dewasa. Agar, pelanggaran serupa tidak sampai terulang. "Kami berharap hal ini tidak kembali terulang. Karena kalau pelanggaran serupa dilakukan, sanksi lebih berat bisa diberikan," jelasnya.

(br/fun/one/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia