Selasa, 12 Dec 2017
radarbromo
icon featured
PERSEKABPAS
0 Persekabpas v Persibo 2

Mental Down usai Kebobolan 2 Gol di Awal Pertandingan

Kamis, 28 Sep 2017 09:20 | editor : Muhammad Fahmi

LUNGLAI: Ekspresi para penggawa Persekabpas usai dikalahkan Persibo di laga semifinal, Rabu (27/9).

LUNGLAI: Ekspresi para penggawa Persekabpas usai dikalahkan Persibo di laga semifinal, Rabu (27/9). (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

KEDIRI - Langkah Persekabpas untuk segera menyegel tiket Zona Nasional Liga 3 tertunda. Itu setelah Rabu (27/9) lalu tim berjuluk Laskar Sakera itu dikalahkan Persibo Bojonegoro 2-0 di babak semifinal yang digelar di stadion Brawijaya, kediri.

Meski kalah, peluang tim besutan Sunardi itu tetap berpeluang lolos langsung ke Zona Nasional. Syaratnya, The Lassak harus mengalahkan Deltras Sidoarjo yang dalam laga semifinal sebelumnya kalah dari Blitar United. Rencananya, laga ini akan digelar Sabtu (30/9) di venue yang sama.

Usai laga, allenatore Sunardi mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai anak asuhnya kurang konsentrasi di menit-menit awal pertandingan. “Jelas mengecewakan. Anak-anak kurang konsentrasi, sehingga kami kebobolan di awal pertandingan,” ungkap dia.

Sunardi memang patut kecewa. Sebab, 2 gol Laskar Angling Dharmo –julukan Persibo- itu tercipta hanya dalam tempo 5 menit di awal-awal pertandingan.
     
Dalam pertandingan tersebut, Persibo langsung unggul 1-0 lewat kaki Restu di menit kelima. Bola tendangan Restu yang sempat membentur tiang gawang itu, tak mampu dihadang penjaga gawang Persekabpas, Imam Hanafi.

Tertinggal satu gol, rupanya tak lantas membangkitkan semangat arek-arek Laskar Sakera. Terbukti, 5 menit kemudian, Imam kembali memungut bola dari gawangnya. Kali ini giliran Hasan Basri yang menyarangkan gol ke gawang Persekabpas. Ketinggalan margin dua gol, membuat semangat arek-arek Persekabpas kendur.

Maklum saja, selama Liga 3 digulirkan, Nova Hermawan cs tak pernah dalam kondisi tertinggal 2 gol lebih dahulu. Apalagi itu terjadi di awal-awal pertandingan.

Sunardi berupaya mengubah jalannya laga dengan melakukan pergantian pemain. Di lini belakang, Soni Setiawan digantikan Rivaldi yang punya berkarakter lebih ofensif di sisi sayap kiri.

Upaya itu cukup membuat daya gedor Persekabpas Pasuruan meningkat. Peluang demi peluang didapat arek-arek The Lassak. Namun sayang, tak satupun yang berhasil dikonversi menjadi gol. Terlebih, penampilan Toni Aryo, penjaga gawang Persibo Bojonegoro cukup baik menghalau derasnya serangan Rico cs.

Terlalu asyik menyerang, nyaris membuat Persekabpas semakin tertinggal. Bola yang berhasil dihalau Imam Hanafi, jatuh ke kaki pemain Persibo lainnya. Pemain tersebut berhasil menceploskan bola ke gawang yang sudah minim penjagaan. Beruntung, tendangan itu dianggap offside oleh wasit.

Di babak kedua, keadaan tidak berubah. Pemain-pemain Persekabpas gagal memanfaatkan 45 menit paro kedua untuk mencatatkan nama di papan skor. Hasil akhir pun 2-0 untuk keunggulan Persibo.

Sunardi mengatakan, kekalahan itu akan dievaluasi. Dengan begitu, kelemahan yang terlihat di laga tersebut bisa diperbaiki. Ia menginstruksikan anak asuhnya untuk fokus pada laga selanjutnya menghadapi Deltras. Jika kembali kalah, maka peluang untuk ke zona nasional semakin berat.

Sementara itu, pelatih Persibo, I Putu Gede mengaku puas dengan kemenangan itu. Ia menilai permainan anak asuhnya seperti yang diharapkan. “Kemenangan ini seperti yang kami harapkan. Langkah kami pun lebih mudah untuk lolos ke babak berikutnya," akunya.

GAGAL MENGHADANG: Kapten Persekabpas Nova Hermawan berupaya menghadang laju pemain Persibo, Rabu (27/9).

GAGAL MENGHADANG: Kapten Persekabpas Nova Hermawan berupaya menghadang laju pemain Persibo, Rabu (27/9). (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

(br/one/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia