Senin, 25 Sep 2017
radarbromo
Pasuruan

Duh, Pabrik Ini Sudah Dua Kali Terbakar dalam Setahun

Senin, 21 Aug 2017 08:00 | editor : Fandi Armanto

PADAMKAN API: Petugas pemadam menyiram gudang PT Millenia Furniture Industries yang terbakar Minggu (20/8).

PADAMKAN API: Petugas pemadam menyiram gudang PT Millenia Furniture Industries yang terbakar Minggu (20/8). (Istimewa)

WONOREJO - Belum genap enam bulan terjadi kebakaran, peristiwa serupa kembali terjadi lagi di PT Millenia Furniture Industries (MFI) II. Minggu (20/8) pagi pabrik mebeler yang berlokasi di Desa Coban Blimbing, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, kembali dilalap si jago merah. Kali ini api meludeskan dua gudang penyimpanan cat dan karton. Kobaran api yang terus menjalar, baru dapat ditaklukkan dua jam kemudian.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, percikan api bermula dari dalam gudang penyimpanan cat yang tak jauh dari gerbang pabrik. Kejadian itu diperkirakan pukul 04.30 pagi hari. Tak banyak yang mengetahui, sebab seluruh karyawan yang bekerja shift malam telah meninggalkan pabrik pada pukul 03.00. Mengingat hari Minggu, pada saat kejadian kondisi pabrik pun tengah lengang.

Untuk dapat memadamkan api, empat mobil PMK pun diterjunkan. Ini, karena kobaran api kian ganas lantaran seisi gudang berisi puluhan drum cat dan tiner. Itulah yang kemudian membuat api cepat merambat. 

Tak hanya menghanguskan dinding-dinding, api yang membumbung tinggi juga merapuhkan sejumlah atap bangunan yang terbuat dari material seng. Sebagian atap bangunan roboh, api pun terus menjalar ke gudang kecil yang berada di sebelah baratnya. 

Tak pelak, gudang penyimpanan paku dan skup itu menjadi sasaran selanjutnya amukan si jago merah. Petugas yang datang langsung membagi tugas, memadamkan api dari berbagai penjuru.

Sementara itu, beberapa petugas fokus memadamkan kobaran di dua gudang yang menjadi sumber api berasal. Sedangkan petugas lainnya sibuk melokalisir antara gudang penyimpanan paku dan skup dengan gudang produksi yang terletak di sisi barat. 

"Itu, dilakukan untuk mencegah meluasnya kobaran api. Karena ketika kami datang, api sudah sangat membesar dan kami perkirakan akan cepat merambat ke tempat lain apabila tidak segera di lokalisir," terang Catur Aldoko, kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pasuruan.

Dua jam berselang, kobaran api berhasil dipadamkan. Pada pukul 06.30, api sudah benar-benar padam. Kendati demikian, petugas masih melakukan pembasahan terhadap titik bekas kebakaran. "Itu, untuk meminimalisir kemungkinan adanya api yang masih tersisa. Bahkan, sisa kepulan asap sekalipun harus dituntaskan," tambah Catur.

Sayang, manajemen perusahaan ini juga tak berkenan saat dikonfirmasi soal kebakaran. Bahkan, saat kejadian berlangsung, petugas sekuriti keberatan bila ada jurnalis yang masuk.

Untuk diketahui, kejadian serupa tak hanya terjadi kali pertama ini. Pada Jumat (10/3) silam, sebuah gudang finishing yang menyimpan beberapa mesin dan serbuk kayu juga ludes dimakan api. Pada tahun 2016 lalu, pabrik itu tercatat telah dua kali mengalami insiden yang sama.

(br/fun/tom/fun/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia