Sabtu, 23 Sep 2017
radarbromo
Hukum & Kriminal

Alhamdulillah, Tim Gabungan Polda-Polres Bekuk Dua Pelaku Begal Polwan

Sabtu, 19 Aug 2017 08:30 | editor : Fandi Armanto

KORBAN BEGAL: Bripda Puji Lestari.

KORBAN BEGAL: Bripda Puji Lestari. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

PASURUAN - Perburuan polisi Polres untuk dapat mengungkap aksi perampasan motor seorang polwan beberapa waktu lalu, terbilang cepat. Tim gabungan dari Polda Jatim dan Polres Pasuruan Kota akhirnya berhasil membekuk dua diantara enam pelaku komplotan begal yang beraksi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Riyanto membenarkan hal itu. Menurutnya, saat ini masih dilakukan pengembangan terkait dengan keberadaan pelaku lain. "Ya (memang sudah ada yang ditangkap), masih pengembangan," ujarnya kepada media ini tanpa menyebutkan nama, siapakah dua pelaku yang sudah diamankan tersebut.

Riyanto menyebutkan, keberhasilan itu adalah berkat kerjasama dengan tim dari Polda Jatim pimpinan AKBP Bobby. Usai kejadian, polisi memang tancap gas untuk memburu dua pelaku. Sayang, Riyanto tak menyebut jumlah komplotan pelaku begal yang merampas motor polwan anggota Polsek Gadingrejo itu.

Hanya saja, ia menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku lain. Menurutnya, dengan tertangkapnya dua orang pelaku itu, diharapkan akan mempermudah penyelidikan terhadap pelaku lain. "Nanti akan kami rilis," beber Kasatreskrim murah senyum itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang polwan anggota Polsek Gadingrejo menjadi korban begal. Polwan berpangkat Bripda itu dicegat kawanan begal yang mengenakan pakaian serba gelap saat melintas di Jalan Raya Kraton, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Saat itu, ia tengah berangkat dinas sebagai bintara SKCK di Polsek Gadingrejo pada Senin (14/5) pukul 04.30. Bripda Puji Lestari yang beralamatkan di Surabaya, itu bermaksud untuk menuju ke mesnya yang tak jauh dari Polsek Gadingrejo. Itu, dilakukan untuk mengambil seragam sebelum berdinas hari itu.

Pascakejadian, tak hanya motornya yang raib. Namun, dua buah ponsel, sejumlah surat penting seperti KTP, SIM, dan KTA pun turut dibawa kabur pelaku lantaran semua barang berharga itu disimpan di dalam jok motor. Jajaran polsek di wilayah timur sempat berupaya menghadang komplotan pelaku yang kabur ke arah timur itu. Meski polisi sempat melacak ponsel korban melalui GPS, sesaat setelah itu upaya tracking itu juga pupus, diduga pelaku telah mematikan ponsel korban.

(br/tom/fun/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia