Minggu, 24 Sep 2017
radarbromo
Hukum & Kriminal

Janda Asal Kejayan Diduga Dibunuh, Jenazahnya Dibuang ke Jurang

Jumat, 18 Aug 2017 21:01 | editor : Fandi Armanto

SUDAH MEMBUSUK: Petugas di RSSA Malang memeriksa jenazah Wasiah yang ditemukan tewas di jurang, Kamis (17/8) petang lalu. (Istimewa)

KEJAYAN - Terungkap sudah identitas penemuan jenazah perempuan di bawah jembatan JLS Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang yang terjadi Kamis (17/8) lalu. Setelah melakukan penyelidikan, jenazah yang sempat diberi nama Mrs X itu akhirnya diketahui identitasnya.

Korban diketahui bernama Wasiah, 41, warga Desa Kepuh, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Korban yang statusnya janda itu diketahui tak pulang sejak Senin (14/8) silam. Hingga akhirnya, Wasiah ditemukan tewas ditemukan posisi terkelungkup. Selain itu kedua kaki korban juga terbungkus karung plastik. Bagian perut sampai kepalanya juga terbungkus dengan jas hujan warna hijau tua. Diduga kuat Wasiah tewas akibat dibunuh.

Identitas itu terungkap setelah pihak kepolisian melacak jejak korban. Koordinasi antar polsek dilakukan, hingga kemudian Polsek Kejayan mengabarkan ke pemerintahan Desa Kepuh di Kejayan. 

Kepala Desa Kepuh, Zam Zam menuturkan bahwa pihaknya menerima informasi terkait dengan penemuan mayat tersebut, tak lama setelah ditemukan. "Saya mendapat kabar bahwa ada mayat tanpa identitas ditemukan di Malang. Saya ditelepon petugas Unit Reskrim Polsek Kejayan," ujarnya kepada media ini.

Secara kebetulan, Zam Zam langsung menanggapi informasi itu. Sebab, ia juga mengantongi laporan bahwa ada salah seorang warganya yang tak pulang ke rumah sejak Senin (14/8) lalu. 

Wasiah semasa hidup

Wasiah semasa hidup (Repro)

Oleh sebab itulah, ia langsung berinisiatif untuk mengecek korban di RSSA Malang. "Saya mengajak aparat desa, dan beberapa keluarganya. Ternyata memang benar, setelah kami kenali dari wajahnya," imbuh Zam.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, pihakya sudah menerima laporan tersebut. “Kemarin (Kamis 17/8) kasatreskrim sudah turun langsung cek dan olah TKP. Tangan terikat tali dan jas hujan. Sudah kami kirim ke RS untuk otopsi untuk ketahui pasti penyebab kematian. Apa sampeyan tahu identitas korban?” kata Yade balik bertanya.

Sebelumnya, sesosok mayat manusia berjenis kelamin perempuan, ditemukan warga di bawah jembatan Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kamis petang. Mayang berada di bawah jurang dengan kedalaman 30 meter. Sampai kini pihak keluarga masih menantikan jenazah Wasiah untuk dikemumikan. Namun karena jenazah masih otopsi, pihak keluarga hanya bisa menunggu.

(br/tom/fun/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia