Selasa, 17 Oct 2017
radarbromo
icon-featured
Probolinggo

Begini Cara Mencegah Penularan HIV dari Ibu ke Bayi

Sabtu, 12 Aug 2017 11:00 | editor : Muhammad Fahmi

ILUSTRASI

ILUSTRASI (Dok. Jawa Pos)

MAYANGAN - Ibu yang berstatus Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) rentan menularkan penyakitnya pada bayi yang dikandungnya. Hal itulah yang selama ini juga memicu banyaknya bayi yang baru lahir, sudah divonis sebagai penderita HIV/AIDS.

Untuk mencegahnya, saat ini ibu ODHA dilarang melakukan persalinan normal maupun menyusui bayinya agar virus tidak tertular.

Hal itu dibahas dalam Pertemuan Diskusi Grup bagi Stakeholder Terkait yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Probolinggo, Jumat (11/8).

Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi pada Dinkes Kota Probolinggo Utami Putri mengatakan, untuk ibu hamil yang positif HIV/AIDS, anaknya harus diselamatkan agar tidak tertular virus. Caranya, persalinan tidak boleh dilakukan secara normal.

Ibu yang berstatus ODHA, juga dilarang menyusui bayinya. Sebab, virus mematikan itu juga bisa tertular melalui Air Susu Ibu (ASI). Namun, dalam kondisi tertentu, bayi tetap bisa disusui sang ibu. Syaratnya, ibu harus minum obat Antiretroviral (ARV) 6 pekan pertama setelah melahirkan.

“Jika keadaan terpaksa, lantaran sang ibu tak memiliki biaya untuk membeli susu formula, maka boleh diberikan ASI. Namun, sangat jarang dokter menganjurkan hal seperti ini. Sebab, kondisi ini masih rentan menularkan virus dari ibu ke bayi,” terangnya

Dewi Lestari, staf Dinkes sekaligus penanggung jawab HIV/AIDS di Kota Probolinggo mengatakan, sejatinya ada teknologi yang bisa menghindarkan bayi tertular virus saat sang ibu melahirkan normal. Hanya saja, hal itu baru bisa dilakukan dalam keadaan darurat. “Amannya tetap melalui (operasi) Caesar,” katanya.

BAHAS HIV: Forum Diskusi Grup membahas HIV/AIDS di Kota Probolinggo yang digelar Dinkes setempat, Jumat (11/8).

BAHAS HIV: Forum Diskusi Grup membahas HIV/AIDS di Kota Probolinggo yang digelar Dinkes setempat, Jumat (11/8). (Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

(br/rpd/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia