Senin, 23 Oct 2017
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Nikah Lagi, Banyak Utang

Rabu, 09 Aug 2017 10:40 | editor : Radfan Faisal

Nikah Lagi, Banyak Utang

(Ilustrasi: Achmad Syaifudin/Jawa Pos Radar Bromo)

Bagi yang ingin menikah lagi, ada baiknya berpikir dua kali. Pasalnya, seorang pria yang memutuskan kawin lagi, harus membiayai kebutuhan dua dapur. Jika ekonomi tak siap, bisa-bisa kolaps dan banyak utang. Seperti yang dirasakan Tole (nama samaran), 48, warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Setelah diizinkan kawin lagi oleh istrinya, Minthul (juga nama samaran), 47, ternyata Tole malah seenaknya sendiri. Selain pemberian uang belanja yang semakin berkurang, utang-utang Tole akibat nikah lagi menggunung. Yang membuat Minthul kesal, utang tersebut ditagihkan ke Minthul.

Minthul mengaku sering didatangi debt collector. Minthul mengatakan, sejatinya dirinya sudah benar-benar berlapang dada saat suaminya meminta izin buat menikah lagi. “Sekarang perempuan mana yang rela dimadu. Tapi, karena suami rewel terus dan gak lagi kasih uang belanja, ya akhirnya saya izinkan saja dia kawin lagi,” ungkapnya.

Pasangan ini telah dikaruniai seorang anak yang kini masih sekolah. Minthul sendiri sejak awal menikah memang fokus menjadi ibu rumah tangga. Karena sumber ekonominya hanya ada di Tole, Minthul tak bisa berbuat banyak dan sangat tergantung pada sang suami.

Sebagai satu-satunya pencari kerja, membuat Tole seenaknya sendiri. Bahkan, Minthul tak menutup mata, bahwa sebelumnya suaminya memang suka main dengan perempuan lain. “Saya gak tahu perempuan gak bener atau sampai nikah siri, tapi saya tahu kalau dia ada perempuan lain di luar rumah,” ungkapnya.

Sebagai ibu rumah tangga, Minthul mengaku memilih diam saja. Walaupun sebenarnya, ia sakit hati atas ulah sang suami. Apalagi, kabar mengenai Tole yang suka main serong, sudah jadi buah bibir di warga setempat. Meskipun, selama ini Tole memang tetap pulang ke rumah alias tidak pernah bermalam di tempat lain. Uang belanja untuk keluarga pun lancar.

Minthul mengatakan, memang pernah ngambek gara-gara dirinya mengeluhkan gosip yang beredar. “Dia malah marah, katanya gak usah percaya gosip. Bahkan, karena saya terus meminta kejelasan, dia malah menghukum saya dengan enggak kasih uang belanja,” jelasnya.

Hal ini jelas memang membuat Minthul jadi tak punya kekuatan. Akhirnya Minthul memilih mengalah saja, asalkan Tole tetap bertanggung jawab pada keluarga. Yang membuat Minthul makin nyesek, ketika dua tahun lalu Tole meminta izin buat menikah lagi. Minthul mengaku shock dan tak mengira bahwa suaminya sampai tega berbuat seperti itu.

“Dia bilang perempuan yang ini minta dinikah resmi. Jadi, mau gak mau dia minta izin saya. Ya, saya yang ada ketergantungan ekonomi, gak bisa berbuat banyak. Akhirnya, dia nikah lagi,” ungkapnya. Setelah menikah lagi, kebutuhan ekonomi meningkat.

Hal itu membuat ekonomi keluarga makin gak karuan. Selain pemberian Tole makin mengecil, sudah setahun terakhir ini Tole terbelit utang. “Karena Tole pindah kontrakan dengan istri mudanya, jadi orang-orang nagih utangnya ke saya. Jelas saya bingung. Sudah hidup makin susah karena kasih uang sedikit, saya juga pusing mikirin utang Tole yang menggunung,” ungkapnya.

Tak tahan dengan kondisi tersebut, Minthul memilih cerai. Apalagi ada dukungan dari anaknya.

(br/eka/rf/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia