Jumat, 19 Jan 2018
radarbromo
Kraksaan

Duh, Jelang Ramadan Masih Banyak yang Jual Miras

Selasa, 16 May 2017 11:37

Duh, Jelang Ramadan Masih Banyak yang Jual Miras

TANDA TANGAN: Petugas Sat Sabhara Polres Probolinggo menyita miras di rumah Andi di Desa Kalisalam, Kecamatan Dringu. Dia juga harus menandatangani surat pernyataan tidak akan berjualan atau menyediakan miras lagi. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

KRAKSAAN - Menjelang bulan suci Ramadan, Polres Probolinggo makin gencar melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat). Minggu malam (14/5), Sat Sabhara Polres menggrebek dua lokasi penjualan miras dan menyita puluhan botol miras.

Yaitu di rumah Andi Diantoko, 38, warga Desa Kalisalam, Kecamatan  Dringu. Dan, di rumah Suyanto, 45, warga Desa Pajurangan, Kecamatan Gending.

Kasat Sabhara Polres Probolinggo AKP Istono menuturkan, awalnya razia dilakukan di Dringu. Razia dilakukan untuk menindaklanjuti aduan masyarakat yang resah dengan penjualan miras oleh pelaku Andi.

Sekitar pukul 20.30, petugas merazia rumah Andi. Di sana ditemukan 36 botol miras ukuran 1.500 ml. "Kami langsung melakukan pembinaan pada Andi. Termasuk Andi juga menandatangani surat pernyataan tidak lagi menyediakan atau menjual miras. Sementara semua botol miras kami sita,” terangnya.

Dari Dringu, pihaknya melakukan patroli. Nah, di tepi Jalan Raya Pajurangan, Kecamatan Gending, ditemukan dua pemuda yang diduga mabuk usai pesta miras. Petugas pun langsung memeriksa keduanya. Saat itulah, ditemukan setengah botol miras sisa dari mereka.

"Dua pemuda mabuk itu asal Kebonsari, Kota Probolinggo dan asal Sebaung, Kecamatan Gending," terangnya.

Dari dua pemuda mabuk itu dikatakan Istono, pihaknya mengembangkan kasus. Hingga, diketahui mereka membeli miras dari Suyanto di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending.

Petugas pun langsung mendatangi rumah Suyanto, saat itu juga. Di sana, diamankan setidaknya 20 botol miras. "Jelang bulan Ramadan, kami akan semakin meningkatkan razia pekat, terutama miras. Bagi penjual dan pemuda mabuk yang terkena razia, saat kembali tertangkap, akan ditindak dengan tipiring," tegasnya. (mas/hn)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia