Jumat, 19 Jan 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Harga Cabai Masih Tinggi

Sabtu, 13 Jan 2018 06:05 | editor : Fa Fidhi Asnan

harga cabai

MASIH TINGGI: Harga cabai di bojonegoro saat ini masih tergolong tinggi (M. Nurkozim/Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Harga cabai belum mengalami penurunan. Bahkan, harganya hampir menembus Rp 40 ribu per kilogram (kg). ‘’Harga cabai masih mahal. Terutama cabai rawit merah,’’ kata Nurjanah, salah satu pedagang di Pasar Sukorejo, Bojonegoro jumat (12/1).

Mahalnya harga cabai disebabkan masih sulitnya pasokan. Hingga kini, pasokan cabai rawait merah hanya mengandalkan dari Kediri.

Sedangkan, petani lokal banyak tidak memasok. ‘’Biasanya ada pasokan dari petani lokal. Tapi, saat ini semua dari Kediri,’’ jelasnya.

Meskipun mahal, penjualan cabai rawit tidak mengalami penurunan. Dalam sehari, Nurjanah bisa menjual 10 kg cabai rawit merah. ‘’Cabai itu kan kebutuhan pokok. Jadi, meskipun mahal tetap akan dibeli,’’ jelasnya.

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pasar Agus Hariana mengatakan, saat ini sejumlah harga kebutuhan pokok di pasaran mengalami kenaikan.

Itu dipicu masih tingginya permintaan dari konsumen. ‘’Tingginya permintaan ditambah minimnya pasokan membuat harga sembako bertahan tinggi,’’ jelasnya.

Mahalnya harga membuat konsumen mengeluh. Namun, dia memastikan hal tersebut tidak akan berlangsung lama. Sebaliknya, masih terbawa momen tahun baru. Dia yakin, akhir bulan ini harga kembali normal. 

Sementara itu, harga beras juga terus mengalami kenaikan. Di pasaran harga beras premium menembus Rp 12.000 per kg. Sedangkan, kualitas medium kisaran Rp 10.000 per kg. Padahal, harga eceran tertinggi (HET) beras medium yakni Rp 9.450 per kg.

Wakil Kepala Bulog Subdivre III Bojonegoro Edi Kusuma mengatakan, hingga kini terus melakukan operasi pasar. Hal itu untuk menekan kenaikan harga beras masih terjadi. ‘’Operasi pasar kami lakukan sampai akhir bulan ini,’’ jelasnya.

(bj/zim/rij/faa/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia