Senin, 20 Nov 2017
radarbojonegoro
icon featured
Events

Selamat, Unirow Sudah Baik

Kamis, 26 Oct 2017 05:10 | editor : Ebiet A. Mubarok

Direktur Pembinaan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Dr Totok Prasetyo, B.Eng, M.T. Memberikan penghargaan penghargaan pada mahasiswa dengan IPK tinggi.

Direktur Pembinaan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Dr Totok Prasetyo, B.Eng, M.T. Memberikan penghargaan penghargaan pada mahasiswa dengan IPK tinggi. (Istimewa/Radar Tuban)

TUBAN - Wisuda Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban di gedung Graha Sandiya Tuban berlangsung khidmat, Rabu (25/10/2017). Dalam wisuda ini dihadiri Direktur Pembinaan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Dr Totok Prasetyo, B.Eng, M.T.

Totok dalam sambutannya mengatakan dengan dirinya hadir dalam wisuda Unirow ini menandakan kampus tersebut telah melakukan perbaikan di berbagai lini.

Dia menjelaskan bila sebelumnya kampus di Jalan Manunggal pernah dinyatakan kurang sehat. Sekarang Unirow telah sehat. 

"Unirow sudah sehat. Dan baik. Apalagi akan mengembangkan budaya mutu. Terimakasih juga kampus ini sudah membantu pemerintah untuk menyenggaraman pendidikan tinggi," kata dia. 

Totok menjelaskan, dengan kondisi Unirow yang telah sehat ini masyarakat tidak perlu khawatir.

Sebab, para peserta wisuda sudah dilakukan verivikasi oleh kopertis dan telah masuk dalam pangkalan data Dikti. 

Dia mendorong agar Unirow terus membaik dengan membudayakan mutu.

Menurutnya dengan telah dimaksimalkannya penjaminan mutu internal itu telah menunjukkan Unirow akan menjadi lebih baik. 

"Penelitian dan pengabdian masyarakat juga harus dikuatkan," pintanya. 

Totok pun mengucapkan selamat pada para wisudawan. Menurutnya para wisudawan harus menjadi orang yang bisa berinovasi dan kreatif dalam membaca peluang.

Sebab, kata dia, dunia ini akan memasuki revolusi industri generasi keempat.

Kondisi ini akan membuat orang yang bisa bertahan adalah orang yang memiliki kreativitas.

Sehingga, dengan kreativitas itu masyarakat akan dimudahkan dalam mendapatkan peluang pekerjaan. 

"Kibarkan Unirow dengan prestasj anda. Itu yang akan membuat unirow lebih besar," kata dia. 

Dia juga menyinggung tentang kabar yang selalu berhembus saat ada rekruitmen CPNS.

Di dalamnya terdapat berbagai informasi kampus yang dianggap non aktif dan dalam pembinaan.

Sehingga tidam bisa ikut rekruitmen. Menurutnya, Unirow sudah tidak tergolong dalam kondisi itu.

Unirow sudah sehat. Sebab, pengelola dan kampus mau dibina dan diberi pengarahan oleh kementerian risetdikti. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu cemas. 

Sementara itu,  Rektor Unirow Tuban Dr. Supiana Dian Nurtjahyani mengatakan pada periode ini mewisuda 1.409 mahasiswa yang digelar dua gelombang. Yakni, Rabu (25/10) dan Kamis (26/10).

Dia mengungkapkan, Unirow terus melakukan pengembangan secara institusi.

Saat ini akreditasi beberapa Program Studi sudah B. Sedangkan, secara institusi telah terakreditasi BAN-PT. "Jadi jangan khawatir," terang dia. 

Perempuan berjilbab ini melanjutkan, bagi para wisudawan hendaknya bisa bermanfaat bagi masyarakat dan terus menjadi garda depan menjaga keutuhan NKRI.

Karena, kebutuhan dunia kerja cukup banyak Unirow juga telah menyiapkan sebuah unit pusat karir untuk mengawal para lulusan agar mudah terserap pada tenaga kerja. 

Dia mencontohkan, banyak sekali mahasiswa unirow yang sebelum di wisuda telah diterima di sebuah perusahaan.

Sebab, tak jarang perusahaan melakukan wawancara di kampus. Dalam segi penelitian dan pengabdian masyarakat.

Unirow juga telah mendapatkan dana hibah dari Kementerian Risetdikti. Dengan begitu, nuansa akademik dan penelitian akan terus dilestarikan dan dijaga. 

(bj/*/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia