Senin, 11 Dec 2017
radarbojonegoro
icon featured
Features

Merasa Bergembira saat Berada di Tengah Siswa SD

Rabu, 20 Sep 2017 07:15 | editor : Ebiet A. Mubarok

Mega Asiska Ninda Pratiwi

Mega Asiska Ninda Pratiwi (Dokumen Pribadi)

Mengenal Mega Asiska Ninda Pratiwi, 24, Relawan Penggagas Kelas Inspirasi di Blora. Sebenarnya profesinya sebagai seorang teknokrat. Dia lulusan sarjana teknik sipil Undip Semarang. Namun, Mega Asiska Ninda Pratiwi senang sekali saat menjadi relawan Kelas Inspirasi.

AMRULLAH AM., Blora

Berbagi cerita dengan anak-anak selalu mengasyikkan. Bahkan, sebagian orang bertemu dengan anak-anak akan meredakan tingkat stresnya. Lebih-lebih mereka berbagai semangat dengan para anak-anak itu. 

Anak memang memiliki daya tarik tersendiri. Bak kertas putih yang siap digores dengan pikiran orang dewasa ini, membuat orang dewasa selalu bersemangat bila di hadapan anak-anak. 

Mengajar. Sebagian orang memang tak menyukainya. Kadang orang merasa canggung. Tapi, bila di depan anak-anak, sepertinya mengasyikkan.

Mengajar anak-anak sering dilakukan oleh guru SD. Namun, kini sudah banyak terlahir komunitas yang menghibahkan diri untuk mengajar secara sukarela di sebuah SD. Salah satunya komunitas Kelas Inspirasi. 

Mega, seorang perempuan karir, memilih tergabung dalam relawan Kelas Inspirasi ini. Sebagai seorang konsultan engenering di Jakarta ini, kegiatan sosial masih menarik bagi dirinya.

Bahkan, saat ini sedang menggagas Kelas Inspirasi untuk digelar di Blora. 

Dia mengatakan, Kelas Inspirasi ini adalah sebuah kegiatan sosial. Bentuknya, menyediakan ruang untuk memberikan inspirasi bagi siswa SD di pelosok desa. ”Jadi, nanti itu berbagi inspirasi di sebuah SD,’’ katanya.

Kelas Inspirasi ini dilakukan selama sehari penuh. Mereka yang menjadi relawan inspirasi ini datang dari berbagai profesi. Mulai direktur perusahaan hingga karyawanan perusahaan.

Intinya, mereka akan berbagi cerita pada anak-anak SD yang ada di pelosok. Sehingga, mereka harus rela untuk cuti bekerja. 

Mega telah lama tergabung dalam relawan Kelas Inspirasi. Bahkan, dia sudah beberapa kali ikut dalam kegiatan tersebut. Seperti mengikuti Kelas Inspirasi di Tasikmalaya Jawa Barat hingga di Bojonegoro Jawa Timur. 

”Saya kan sudah sering ikut. Jadi, ini ingin membuat di Blora,’’ kata perempuan alumni SMAN 1 Blora itu. 

Langkah Mega untuk membuat Kelas Inspirasi di Blora pun menemukan jalan terang. Dengan berbagai upayanyaada teman-teman yang me-support.

”Awalnya ada tujuh orang. Sekarang sudah banyak. Kelas Inspirasi di Blora akan kita laksanakan November,’’ kata dia. 

Untuk menggelar Kelas Inspirasi, Mega harus rela bolak-balik Blora-Jakarta. Sebab, dia harus mempersiapkan tim dan kebutuhan lainnya.

(bj/aam/haf/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia