Senin, 23 Oct 2017
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa

PNS Tewas di Tegalan, Ini Penyebabnya!

Rabu, 20 Sep 2017 06:05 | editor : Ebiet A. Mubarok

MAUT MENJEMPUT: Mardi, pegawai Dinas Kominfo Tuban saat dievakuasi polisi bersama warga. Kemarin, dia mengalami kecelakaan tunggal di Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan yang mengakibatkan meninggal.

MAUT MENJEMPUT: Mardi, pegawai Dinas Kominfo Tuban saat dievakuasi polisi bersama warga. Kemarin, dia mengalami kecelakaan tunggal di Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan yang mengakibatkan meninggal. (Polsek Grabagan for Radar Tuban)

GRABAGAN – Sekumpulan petani penggarap sawah di Dusun Pambuhan, Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan kemarin (19/9) sekitar pukul 06.00, dihebohkan dengan tergeletaknya sesosok mayat di lahan yang digarap.

Jasad yang mengenakan seragam keki cokelat itu tertindih sepeda motor pelat merah dengan posisi knalpot menimpa wajah. 

Temuan inilah yang langsung dilaporkan ke Polsek Grabagan. Selang beberapa menit kemudian, anggota polsek setempat datang bersama petugas medis dari Puskesmas Grabagan.

Setelah diidentifikasi, jasad korban 

yang belakangan diketahui bernama Mardi, 53, pegawai negeri sipil (PNS) di  Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pemkab Tuban itu dievakuasi. 

Kapolsek Grabagan AKP Ali Kanapi mengatakan, berdasarkan visum petugas medis, korban diperkirakan meninggal sekitar delapan jam sejak ditemukan.

Dengan asumsi tersebut, korban diperkirakan mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 22.00 hingga 23.00. 

''Pemicu kecelakaan karena kondisi jalan yang menikung dan gelap membuat korban yang kurang konsentrasi menembus pembatas jalan,'' ujar dia.

Karena posisi jalan satu meter lebih tinggi dari tegalan, korban terperosok dan tertimpa motor dinasnya Honda Win nopol S 3243 EP.

‘’Penyebabnya kecelakaan tunggal karena tidak ada bekas tabrakan atau menabrak,’’ terang Kanapi.

Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban Rohman Ubaid membenarkan korban  merupakan PNS yang bertugas di staf kominfo. Belum diketahui pasti mengapa PNS tersebut pulang terlalu larut malam.

Ubaid mengaku akan meminta keterangan kepala dinas terkait. ‘’Betul (korban) itu dulu staf humas pemkab. Yang tahu persis (alasan pulang malam) kepala dinasnya,’’ ujar dia.

Sementara itu, Kepala Kominfo Tuban Hery Prasetyo belum bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut. Ponselnya yang beberapa kali dihubungi hanya terdengar nada sambung, namun tidak diangkat.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia