Rabu, 22 Nov 2017
radarbojonegoro
icon featured
Sport

Persatu : Boyong 18 Pemain ke Blitar

Rabu, 13 Sep 2017 07:15 | editor : Ebiet A. Mubarok

 SIAP BERTANDING : Seluruh pemain Persatu Tuban usai berlatih di Stadion Lokajaya Tuban (12/9)

 SIAP BERTANDING : Seluruh pemain Persatu Tuban usai berlatih di Stadion Lokajaya Tuban (12/9) (Canggih Putranto/Radar Tuban)

TUBAN - Skuad Persatu Tuban bertolak ke Blitar pagi ini (13/9) sekitar pukul 07.00.  Mereka berangkat dari mes wisma atlet di kompleks GOR Ranggajaya Anoraga.

Sedikitnya, 18 pemain diusung melakoni pertandingan terakhir fase grup 5 Liga 2 melawan tuan rumah PSBI Blitar, Kamis (14/9) besok. 

Hanya saja, siapa pemain yang tak  ikut dibawa dalam lawatan tersebut, jajaran pelatih mengaku belum  menentukan daftar sususan pemain yang dianggap siap bertanding.

‘’Nanti malam (tadi malam, Red) kita sampaikan (pemain yang akan dibawa ke Blitar),’’ kata pelatih Edi Sudiarto saat memberikan pengarahan kepada semua pemain usai latihan di Stadion Lokajaya Tuban, kemarin (12/9) pagi. 

Disampaikan pelatih asal Malang ini, pihaknya akan membawa pemain yang dianggap siap untuk bertanding mati-matian demi meraih tiga poin.

Untuk menentukan siapa saja yang masuk daftar susunan pemain melawan PSBI Blitar itu, Edi, sapaan akrabnya menyampaikan pemain yang dibawa nanti merupakan keputusan jajaran pelatih bersama manajemen tim. Acuannya melihat hasil latihan selama sepekan lebih.

‘’Semua pemain diharapkan konsentrasi penuh dan loyal terhadap Persatu. Kita nggak main-main. Taruhannya kita semua. Baik pemain, pelatih, manajemen dan semuanya,’’ tegas dia kepada semua pemain.

Selama sekitar 1,5 jam seluruh pemain berlatih di Stadion Lokajaya Tuban kemarin pagi. Game kecil menjadi menu utama latihan yang dipimpin langsung pelatih Edi Sudiarto bersama asisten Suparji Karjan.

Menu latihan tersebut untuk mengetahui kekuatan antar lini. Juga, pertahanan, penguasaan bola, pola menyerang, hingga finishing. Menu latihan berikutnya, tendangan bola mati dari luar kotak penalti. 

Asisten pelatih Suparji Karjan menambahkan, tidak semua pemain dibawa ke Kota Proklamator tersebut.

‘’Sekitar 18 pemain. Pemain yang dibawa bukan hanya memiliki kualitas teknik dan skill saja, tapi yang penting mental dan loyalitas terhadap tim,'' tandas dia.

(bj/can/zak/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia