Sabtu, 23 Sep 2017
radarbojonegoro
Sport

Taufiq Ikuti Jejak Herry Kis, Manajemen Persela : Itu Mah Satu Paket!

Rabu, 13 Sep 2017 06:50 | editor : Ebiet A. Mubarok

DIANGGAP SATU PAKET: Pelatih fisik Ahmad Taufiq menyatakan mundur dari Persela. Dia mengikuti jejak Herry Kiswanto.

DIANGGAP SATU PAKET: Pelatih fisik Ahmad Taufiq menyatakan mundur dari Persela. Dia mengikuti jejak Herry Kiswanto. (Anjar Dwi Pradipta/Radar Lamongan)

KOTA – Herry Kiswanto dulu datang ke Persela Lamongan membawa ‘’paketan’’ asisten pelatih fisik Ahmad Taufiq.

Kini, setelah mantan pelatih PSS Sleman itu mengundurkan diri, Taufiq ingin juga mengundurkan diri dari tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini. 

Dua hari terakhir, pelatih fisik asal Bandung tersebut tidak bergabung latihan. Head coach Persela Aji Santoso hanya didampingi asisten pelatih Ragil Sudirman dan Erick Ibrahim. 

Taufiq mengakui sudah menyampaikan keinginannya mundur kepada manajemen Persela. Dia tinggal menunggu keputusan resmi.

Sampai saat ini, Taufiq masih berada di Lamongan. ‘’Iya, gak enak sama Kang Herry. Dulu ke sini kan bareng, jadi ya ikut mundur juga,’’ ujar alumnus UPI Bandung tersebut  kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (12/9).

Sebenarnya saat Herry Kis mengundurkan diri, Taufiq mengaku sudah terbesit untuk ikut. Namun, keputusan yang mendadak membuat Taufiq tak sempat menyampaikan keinginannya kepada manajemen.

‘’Sebenarnya sejak kemarin juga ingin mundur,’’ ujarnya saat ditemui di mes Persela. Versi manajemen, Taufiq satu paket dengan Herry Kis.

Saat eks pelatih PSS Sleman tersebut mengundurkan diri, juga harus diikuti Taufiq.

‘’Jadi sebenarnya dulu itu Mas Herry membawa pelatih fisik sendiri. Jadi saat mengundurkan diri, kami anggap juga satu paket,’’ ujar Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi. 

Dikonfirmasi pasca latihan kemarin, Aji Santoso menuturkan, Taufiq diajak Herry Kis. ‘’Untuk menjaga etika, coach Taufiq harus mengikuti ajakan head coach yang ngajak dulu,’’ ujarnya. 

Aji menilai hal itu tidak menjadi masalah besar baginya. Menghadapi sisa laga Liga 1, dia memastikan tidak menambah pelatih baru.

‘’Kalau menurut saya sih tidak ada masalah, karena itu sebuah etika. Ya memang idealnya ada, tapi kita maksimalkan di sisa laga ini bersama coach Ragil dan coach Erick,’’ ujarnya.

(bj/jar/ind/yan/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia