Senin, 25 Sep 2017
radarbojonegoro
Sport

Manajemen Persatu : Ancam Coret Pemain Tak Disiplin

Selasa, 12 Sep 2017 06:35 | editor : Ebiet A. Mubarok

BERI ARAHAN: Seluruh pemain Persatu Tuban saat mendengarkan penjelasan dari manajer Persatu Tuban Fahmi Fikroni dan jajaran pelatih kemarin (11/9) pagi. 

BERI ARAHAN: Seluruh pemain Persatu Tuban saat mendengarkan penjelasan dari manajer Persatu Tuban Fahmi Fikroni dan jajaran pelatih kemarin (11/9) pagi.  (Zakki Tamami/Radar Tuban)

TUBAN - Manajemen Persatu Tuban tak ingin pertandingan akhir grup 5 Liga 2 berujung kegagalan.

Demi meraih kemenangan melawan tuan rumah PSBI Blitar pada Kamis (14/9) mendatang, pemegang kendali tim ini lebih memperketat kedisiplinan pemain. 

Hal itu disampaikan Manajer Persatu Tuban Fahmi Fikroni di sela latihan pemain di Stadion Lokajaya Tuban, kemarin (11/9) pagi.

Tujuannya, agar seluruh pemain lebih mengutamakan rasa memiliki tim demi meraih tiga poin.

Salah satunya, dengan memberikan warning kepada Danu Rosade dan kawan-kawan agar meningkatkan kedisiplinan dan loyalitas terhadap tim kebanggaan warga Tuban ini.

‘’Kami berharap seluruh pemain disiplin. Jika disiplin dan loyalitas pemain menurun, kami tidak segan melakukan pencoretan,’’ tegas dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.  

Dikatakan Roni, panggilan akrabnya, kemenangan tim  tergantung pada semangat seluruh pemain saat pertandingan nanti.

Jika ingin lolos ke babak berikutnya, diharapkan seluruh pemain konsentrasi penuh dan tampil maksimal. Selama ini, manajemen Persatu terus berjuang agar timnya menjadi yang terbaik.

Juga, agar pada pertandingan nanti berjalan fair play. ‘’Manajemen terus memperjuangkan demi meraih prestasi,’’ kata dia.  

Kemarin (11/9) pagi, seluruh pemain berlatih di Stadion Lokajaya Tuban. Selain mengecek kondisi fisik, penggawa tim Kuda Jingkrak ini juga diberi menu latihan teknik.

Salah satunya fokus finishing lini depan dan bertahan. Lima pemain yang berperan sebagai penggedor diasah. Mereka adalah Agung Suprayogi, Wirahadi Kusuma, Fitrah Wildan, Julian Aldi, dan Yan Helda Ratama.

Selain itu, juga mengasah  sayap kanan dan kiri. Umpan crossing dan silang diperagakan dalam latihan tersebut. Begitu juga penetrasi dua wing bek.

Tak hanya itu. Latihan yang dipimpin Edi Sudiarto bersama Suparji Karjan tersebut juga mengasah kemampuan pola menyerang tim.

Lini pertahanan juga disetel agar tampil maksimal. Begitu juga tiga penjaga gawang Dedi Haryanto, Fajar Setyabudi, dan Teguh Maulana Insan.

‘’Kita tetap semangat dan fokus,’’ kata Edi Sudiarto kepada seluruh pemain.

(bj/zak/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia