Kamis, 23 Nov 2017
radarbojonegoro
icon featured
Sport

Manajemen Persela : Carlos Makin Bikin Geram 

Senin, 11 Sep 2017 07:05 | editor : Ebiet A. Mubarok

MELEKAT: Manajemen Persela Lamongan makin geram dengan sikap Ivan Carlos Franca Coelho. Sikap bengal, indisipliner, dan tempramental .

MELEKAT: Manajemen Persela Lamongan makin geram dengan sikap Ivan Carlos Franca Coelho. Sikap bengal, indisipliner, dan tempramental . (Anjar Dwi Pradipta/Radar Lamongan)

LAMONGAN – Manajemen Persela Lamongan makin geram dengan sikap Ivan Carlos Franca Coelho. Sikap bengal, indisipliner, dan tempramental melekat pada striker berpaspor Brasil tersebut. 

Akibatnya, Carlos terkena hukuman larangan bermain tujuh kali di putaran pertama lalu. Sikap Carlos tersebut sudah ditoleransi, yang tetap mempertahankannya di putaran kedua ini. 

Namun, Carlos kembali membikin panas suasana tim. Beberapa komentar pedasnya saat pada eks pelatih Persela Herry Kiswanto, pada akun instagram membuat geleng-geleng kepala jajaran manajemen.

Herry Kis pun menyarankan agar Persela memecat striker pelontos tersebut. 

‘’Sebenarnya ini sudah menyalahi aturan. Mangkanya Carlos kita panggil secara khusus,’’ tutur CEO Persela Yuhronur Efendi kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (10/9). 

Dalam latihan kemarin sore, Ivan Carlos tak ikut gabung. Stiker 27 tahun tersebut masih dibekap cedera. Tadi malam, seluruh pemain di kumpulkan termasuk Ivan Carlos. 

‘’Minimal kalau tidak dipecat maka diberikan teguran keras pada dia (Carlos),’’ ungkapnya. 

Manajemen berharap Carlos mampu merubah sikap. Penilaian minus menghinggapi pemain berpostur 185 centimeter (cm) tersebut. Sehingga, Carlos bisa lebih disiplin. 

‘’Jadi tidak hanya disiplin latihan. Tapi juga semuanya, termasuk dalam berpendapat,’’ ujarnya. 

Namun, CEO yang juga Sekda Lamongan itu menyerahkan sepenuhnya pada head coach Persela Aji Santoso. Meski Aji baru bergabung, namun apapun teknis di lapangan menjadi tanggung jawab pelatih. 

‘’Kita kembalikan semuanya plus dan minusnya pada coach Aji,’’ tukasnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Aji memilih untuk berunding dengan manajemen terlebih dulu, terkait sikap buruk yang pernah dilakukan oleh Carlos. Serta, dia bakal bertemu dengan Carlos terkait permasalahan tersebut. 

‘’Ya, saya harus tahu dulu permasalahannya yang sebenarnya seperti apa,’’ ucap pelatih 47 tahun tersebut.

(bj/jar/ind/yan/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia