Kamis, 23 Nov 2017
radarbojonegoro
icon featured
Sport

Tak Siapkan Dokter, Pilih Pantau Sendiri 

Minggu, 10 Sep 2017 06:55 | editor : Ebiet A. Mubarok

SIAGA : Masseur Persatu, Ganis (kanan) saat menangani pemain cedera melawan Persepam MU di Stadion Lokajaya Tuban, Sabtu (22/7) lalu. Menjelang laga krusial, manajemen tak menyiapkan dokter khusus untuk memantau kesehatan pemain.  

SIAGA : Masseur Persatu, Ganis (kanan) saat menangani pemain cedera melawan Persepam MU di Stadion Lokajaya Tuban, Sabtu (22/7) lalu. Menjelang laga krusial, manajemen tak menyiapkan dokter khusus untuk memantau kesehatan pemain.   (Zakki Tamami/Radar Tuban)

TUBAN - Manajemen Persatu Tuban yakin kondisi seluruh pemain bakal terjaga sampai dengan pertandingan terakhir Grup 5 Liga 2.

Hal itu dikarenakan pola makan dan istirahat pemain selalu dipantau oleh pelatih dan manajemen. ‘’Nggak perlu dokter khusus, akan dipantau sendiri (kondisi kesehatan pemain).

Sepanjang suplai makan cukup, nutrisi cukup, latihan cukup, dan istirahat cukup nggak perlu dokter khusus,’’ kata manajer Persatu Fahmi Fikroni ketika dikonfirmasi kemarin (9/9). 

Disampaikan Roni, selama ini seluruh pemain selalu dicek ketika akan berlatih. Caranya dengan melakukan pemanasan individu pemain.

Dari pemanasan itulah akan mengetahui bugar tidaknya pemain. Dengan pantauan setiap saat oleh jajaran pelatih dan manajemen itu, dipastikan tak akan terjadi kondisi pemain drop menjelang laga penentuan hidup mati Laskar Ronggolawe ini. 

Dijelaskan Roni, matchday ke-14 lawan PSBI Blitar menjadi laga terberat. Tiga poin menjadi target. Oleh karena itu, seluruh pemain tetap diminta konsentrasi.

Begitu juga dengan pengurus dan manajemen turut serta memberikan semangat kepada pemain dan pelatih. 

Pelatih Edi Sudiarto menyampaikan, sisa jeda tiga hari ini bakal difokuskan untuk mematangkan tim. Segala kelebihan akan terus ditingkatkan.

Begitu juga dengan kekurangan yang ada akan dibenahi sebaik mungkin. Dia mengisyaratkan sebanyak 24 pemain bakal dibawa dalam away ke Blitar.

Hal itu demi memberikan semangat seluruh tim demi meraih poin penuh. ‘’Kelebihan akan kita optimalkan dan kekurangan akan kita pacu (berbenah),’’ tegas Edi ketika dikonfirmasi via ponselnya. 

Dijelaskan pelatih asal Malang ini, seluruh pemain dalam kondisi fit. Latihan terakhir kemarin (9/9) pagi, semua pemain melahap menu latihan ringan di pantai Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu.

‘’Tadi (kemarin, Red) latihan ringan dan refreshing untuk semua pemain. Besok (sore ini, Red) kembali latihan,’’ tuturnya.

(bj/zak/*/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia