Jumat, 22 Sep 2017
radarbojonegoro
Bojonegoro

Langgar Perda, Lapak PKL Dibongkar

Kamis, 13 Jul 2017 08:05 | editor : M. Abdul Hafid

TERTIBKAN PKL : Petugas Satpol PP saat merazia PKL di Jalan JA Suprapto kemarin

TERTIBKAN PKL : Petugas Satpol PP saat merazia PKL di Jalan JA Suprapto kemarin (Sri Wiyono/Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO – ’’Kasihani kami Pak. Beri kami waktu. Kami akan membongkar sendiri. Kapan bapak razia lagi, biar nanti kami bongkar kios ini,’’ ujar seorang perempuan sepuh pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Jaksa Agung Suprapto kemarin (12/7). Dia berusaha menawar tindakan penertiban yang dilakukan satpol PP.

Negosiasi itu membuahkan hasil. Petugas satpol PP yang dipimpin langsung Kasatpol PP Achmad Gunawan memberi waktu perempuan tua itu membongkar sendiri kios yang berisi rokok, permen, dan aneka makanan ringan tersebut.

 ’’Atau dipindah masuk ke dalam sana Bu. Kalau di sini tidak boleh, karena termasuk bahu jalan,’’ kata Achmad Gunawan, memberi saran agar sang ibu tetap bisa mengais rejeki.

Begitulah salah satu adegan yang tersaji saat satpol PP merazia jalan-jalan di dalam kota dari PKL. Dua tim diturunkan langsung untuk membersihkan jalan dari para PKL yang melanggar. Kemarin pagi, operasi dilakukan di sepanjang jalan Jaksa Agung Suprapto. ’’Nanti akan dilanjutkan ke jalan-jalan yang lain. Yang merasa melanggar saya minta segera membongkar sendiri,’’ pintanya.

Meski rata-rata awalnya protes, para PKL akhirnya patuh dan mau ditertibkan. Bahkan, ada yang membongkar sendiri lapak atau kiosnya. Namun, ada juga yang langsung menutup tempat usahanya dan pergi setelah tahu ada razia. Untuk yang seperti itu, satpol PP langsung bertindak, dengan memindah atau membongkar kios.

Kios yang dibongkar karena dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum. Sebab, mereka menggunakan bahu jalan atau trotoar untuk jualan. ’’Bahu jalan dan trotoar kan fasilitas umum, jadi tidak boleh dijadikan lahan untuk jualan atau mendirikan kios,’’ bebernya.

Gunawan menyatakan, ada banyak jalan yang di kanan kirinya dipenuhi PKL yang melanggar. Di antaranya adalah di kawasan Jalan Dr Cipto, kawasan alun-alun, Jalang Panglimas Sudirman dan sekitar Pasar Bojonegoro. Karena itu, penertiban dilakukan secara bertahap. ’’Penertiban akan terus kami lakukan. Seperti di sekitar pasar, bahu jalan dan trotoarnya bukan untuk tempat jualan. Jadi, nanti juga akan kita tertibkan,’’ kata dia.

Pantauan di lapangan, PKL di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto kemarin berbenah. Meski tim belum sampai ke tempat usahanya, banyak PKL yang berkemas dan membongkar tempat usahanya sendiri. Ada juga yang membongkar dengan dibantu pada petugas satpol PP. Ada juga kios yang harus digotong ramai-ramai karena tidak ada pemiliknya. Kios lalu dipindahkan ke lokasi yang tidak masuk bahu jalan dan trotoar.(ono/nas)

(bj/*/haf/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia