Senin, 22 Jan 2018
radarbojonegoro
Bojonegoro Kota

Tambang Pasir di Bengawan Solo

Minta Warga Ikut Mengawasi

Senin, 22 May 2017 09:00

Tambang Pasir di Bengawan Solo

MAKIN MARAK : Penambangan pasir bengawan makin marak seiring surutnya air sungai Bengawan Solo. (Sri Wiyono/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

KOTA – Surutnya air Bengawan Solo mengundang para penambang pasir berdatangan. Mereka beramai-ramai mengais rejeki dari pasir-pasir hitam yang teronggok di dasar sungai tersebut, tak terkecuali sekarang ini.

Setiap hari di lokasi penambangan di sungai, banyak para penambang bekerja.

Hanya, kadang untuk mengambil pasir tersebut penambang menggunakan mesin sedot, padahal cara menambang seperti itu dilarang.

‘’Sampai saat ini kami belum menerima laporan adanya penambangan menggunakan mesin. Semua masih cara manual,’’ ujar Kepala Satpol PP Achmad Gunawan Minggu (21/5).

Jika ada yang menambang menggunakan mesin, kata dia, pasti akan ditindak. Satpol PP akan melakukan penertiban dan menyita peralatan menambang dengan mesin jika saat razia menemukan peralatan tersebut.

Hanya, secara institusi Satpol PP tidak punya kewenangan menindak. ‘’Yang punya kewenangan menindak atau memberi sanksi polisi. Satpol PP hanya melakukan penertiban umum. Kalau perlu ya mengamankan peralatannya,’’ tambahnya.

Biasanya, lanjut dia, jika ada penambang yang menggunakan mesin, ada warga yang melapor.

Atau jika ketika Satpol PP patroli menemukan adanya penambangan dengan mesin, pemilik peralatan akan diperingatkan untuk menghentikan penambangan yang tidak ramah lingkungan seperti itu.

Warga, kata Gunawan, sudah faham dan peka. ‘’’Kami minta masyarakat untuk ikut mengawasi. Selama ini warga selalu melapor jika ada yang melanggar,’’ katanya.

Tingkat kesadaran masyarakat juga mulai membaik atas dampak yang bisa ditimbulkan akibat penambangan pasir dengan mesin penyedot.  

Sebab, kerusakan alam yang ditimbulkan bisa mematikan tempat mereka mencari nafkah. Karena,  jika terus disedot dengan mesin, tebing atau penggiran sungai bisa ambrol.

Pantauan di lokasi penambangan, perahu-perahu penambang tampak berlalu lalang mengangkut pasir hasil menambang.

Pasir dari perahu penampungan yang berada di tengah sungai, diangkut ke pinggir oleh perahu-perahu pengangkut.

Di pinggir sungai sudah menunggu truk-truk pengangkut yang siap membawa pasir ke pelanggan. (ono/haf)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia