Senin, 22 Jan 2018
radarbojonegoro
Lamongan Kota

Setahun, JMF Digelar Tiga Kali

Rabu, 17 May 2017 09:00

Setahun, JMF Digelar Tiga Kali

SERAP NAKER : Stan JMF diserbu pencari kerja saat ditinjau Bupati Fadeli kemarin. (Bachtiar Febrianto/Jawa Pos Radar Lamongan)

KOTA – Mulai tahun ini, Job Market Fair (JMF) digelar tiga kali setahun. Bursa kerja di Lamongan itu tahun-tahun sebelumnya hanya digelar sekali setahun. 

‘’Selain bulan ini, JMF juga akan digelar pada September dan November mendatang,’’ kata  Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lamongan, M Kamil, dalam acara JMF 2017 di gedung Balai Latihan Kerja (BLK) setempat Selasa (16/5).

Menurut dia, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Lamongan mencapai 22.115 orang (3,46 persen) tahun lalu.

Jumlah TPT itu menurun dibanding 2015 yang terdata 4,1 persen.

Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Lamongan 2016 -2021, TPT ditarget turun hingga 3,1 persen. ‘’Peningkatan pelaksanaan JMF bertujuan untuk mendukung pencapaian target itu,’’ tuturnya.

Kamil menambahkan, selain JMF, pihaknya juga bekerjasama dengan SMKN untuk menggelar Bursa Kerja Khusus.

‘’Sudah beberapa kali Bursa Kerja Khusus ini dilaksanakan dan hasilnya cukup menggembirakan. Sejak bulan Maret kita sudah duduk bersama dan berkomitmen agar lulusan SMKN bisa langsung mendapatkan pekerjaan,“ ujarnya.

Pengurangan TPT juga dilakukan dengan pembangunan balai latihan kerja (BLK) yang beroperasi sejak tahun lalu. ‘’Insya Allah target penurunan TPT itu bisa tercapai dalam tiga tahun mendatang,’’ katanya.

Bupati Lamongan, Fadeli, memberi apresiasi terhadap perusahaan yang ikut bergabung. Dia berharap semakin banyak tenaga kerja dari Lamongan yang terserap. 

“Saya berterima kasih kepada perusahaan yang telah bergabung dalam Job Market Fair.

Tahun lalu ada 30 perusahaan yang berpartisipasi, dan alhamdulillah tahun ini meningkat menjadi 34 perusahaan.

Selain itu, pada tahun lalu sebanyak 70 persen pendaftar diterima dan saya berharap tahun ini bisa lebih dari itu,” harapnya.

Menurut dia, kualitas pencari kerja dari Lamongan semakin meningkat. Sebab Pemkab Lamongan telah memiliki BLK. 

Setelah membuka JMF, Fadeli mengunjungi pameran hasil peserta BLK serta meninjau stan perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi.

Di antaranya, perusahaan bidang medis, farmasi, pariwisata, pengelolaan ikan, sarana dan prasarana bangunan, sarana dan produksi makanan serta perbankan.

Mereka tidak hanya berasal dari Lamongan. Juga, berasal dari Tuban, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, dan Pati. (feb/yan)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia