Senin, 22 Jan 2018
radarbojonegoro
Lamongan Kota

Minimarket Dibobol, Kerugian Ditaksir Rp 23 Juta

Jumat, 21 Oct 2016 09:17

Minimarket Dibobol, Kerugian Ditaksir Rp 23 Juta

Ilustrasi ()

GLAGAH – Polres Lamongan masih mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap pembobolan minimarket di Desa Soko, Kecamatan Glagah.

‘’Dua karyawan yang pertama kali mengetahui menjadi saksi,’’ tutur Paur Subbag Humas Polres Lamongan Ipda Raksan kepada Jawa Pos Radar Lamongan, Kamis (20/10).

Minimarket itu diobok-obok pencuri Rabu (19/10).

Pencuri menyikat sejumlah rokok, kosmetik, dan obat-obatan dari beberapa merek.

Akibat kejadian itu, minimarket tersebut ditaksir menalami kerugian Rp 23 juta.

‘’Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembobolan minimarket tersebut,’’ imbuhnya.

Pencurian tersebut kali pertama kali diketahui kasir minimarket, Ruli Setiawan dan Nurita.

Keduanya merasa ada yang janggal saat hendak membuka  minimarket.

Sebab, gembok pintu rolling door tidak ada dan terdapat bekas congkelan.

‘’Berdasar laporan, (pencurian) diketahui oleh karyawan dan karyawati toko,’’ tutur Raksan saat dikonfirmasi via ponsel.

Selanjutnya, kedua saksi ini masuk ke lokasi kasir dan tempat komputer.

Saksi kemudian menghubungi kantor pusat minimarket waralaba tersebut.

Setelah itu, kantor pusat melaporkan ke Polsek Glagah.

Setelah dilakukan pengecekan, barang yang hilang di antaranya rokok, kosmetik, dan obat-obatan berbagai merek.

‘’Petugas kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk pengembangan,’’ ujarnya. (ind/yan)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia