Senin, 22 Jan 2018
radarbojonegoro
Sport

Kongres Diundur, Suporter Kecewa

Minggu, 16 Oct 2016 09:20

Kongres Diundur, Suporter Kecewa

Ilustrasi ()

BOJONEGORO - Diundurnya kongres PSSI 2016 pada 10 November mendatang direspons kecewa sebagian suporter Persibo.

Sebab, selain mengulur-ulur nasib, penundaan kongres juga berpengaruh secara langsung terhadap keikutsertaan Persibo pada kompetisi profesional tahun depan.
Selama waktu pengunduran tersebut berpotensi memunculkan dinamika baru yang dikhawatirkan merugikan Persibo.

Koordinator Curva Nord 1949, Arif Setyawan mengungkapkan, diundurnya kongres membuat sebagian pendukung kecewa.

Sebab, selama proses pengunduran itu, nasib Persibo juga belum aman.

Karena belum mendapat pengesahan setelah sanksi dicabut.

”Kami menyayangkan dan kecewa. Ini akan mengganggu langkah Persibo,” kata Arif kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro, Sabtu (15/10).

Meski begitu, bagaimanapun juga, ini harus tetap dikawal.

Bahkan, dia berharap pelaksanaan kongres di Jakarta mendatang, status Persibo harus menjadi voters. Bukan peninjau. Sebab, sanksi sudah dicabut dan diakui.

Arif menjelaskan, kerugian paling utama dari diundurnya kongres tersebut adalah persiapan dan kesiapan manajemen Persibo.

Sebab, semakin diundur, peta posisi Persibo semakin tidak jelas.

Di sisi lain, laju voters semakin bias. Hal itu disebabkan banyaknya kepentingan yang bermain di jajaran elit PSSI.

Kendati demikian, dia menegaskan, di manapun lokasi kongres dan apapun konsekuensinya, para suporter akan tetap mengawal Persibo.

Sebab, kongres menjadi titik terakhir nasib Persibo. Sehingga, di manapun tempatnya harus didatangi.

”Teman-teman sudah sepakat bertandang ke Jakarta apapun konsekuensinya,” tuturnya.

Sebaliknya, Manajer Persibo, Abdullah Umar saat dikonfirmasi meyakini sebaliknya.

Umar meyakini, diundurnya waktu kongres tidak berpengaruh apapun terhadap Persibo.

Sebab, secara substansi, Persibo sudah aman.

Meski begitu, dia mengakui memang ada kekhawatiran dengan pengunduran kongres.
Ada potensi dinamika baru yang merugikan Persibo.

”Tapi semoga tidak ada dinamika baru yang berpengaruh negatif,” terangnya.

Diundurnya waktu kongres, menurut dia, memang sebagai langkah win win solution untuk meredakan konflik kepentingan antara Pemerintah dan PSSI.

Sehingga, itu tak ada implikasi pada Persibo.

Asal dengan catatan tidak ada perubahan apapun.

Hanya, dia mengaku, saat ini di jajaran elite PSSI sedang berlangsung pertarungan sengit antar konflik kepentingan. (zky/fiq)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia