Jumat, 27 Apr 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi
Workshop Peningkatan Tenaga Kependidikan

Tenaga Pendidik Harus Punya Kecerdasan Intelektual

Selasa, 20 Mar 2018 20:30 | editor : AF. Ichsan Rasyid

MUTU PENDIDIK: Sekretaris Dispendik Dwi Yanto saat membuka workshop Peningkatan Tenaga Kependidikan pada Selasa (20/3) di Hall Hotel Ketapang Indah Banyuwangi

MUTU PENDIDIK: Sekretaris Dispendik Dwi Yanto saat membuka workshop Peningkatan Tenaga Kependidikan pada Selasa (20/3) di Hall Hotel Ketapang Indah Banyuwangi (TOHA FOR JAWAPOS.COM)

BANYUWANGI-Pengembangan kapasitas tenaga pendidik menjadi perhatian serius bagi Pemkab Banyuwangi. Dinas Pendidikan sebagai instansi yang menaungi pendidikan menyadari bahwa salah satu faktor yang menentukan peningkatan kualitas pendidikan adalah tenaga pendidik.

Dalam dunia pendidikan guru berperan amat vital dalam menciptakan proses belajar yang berkualitas. ”Dari proses yang berkualitas inilah diharapkan pendidikan berbekas pada anak didik dan pada akhirnya meningkatkan mutu pendidikan secara umum. Karena itu, pengembangan kapasitas guru merupakan suatu keniscayaan,” ujar Bupati Abdullah Azwar Anas.

TAMPIL BEDA: Trainer dan motivator yang dihadirkan dalam workshop ini adalah Soejitno, IRMIM kemarin

TAMPIL BEDA: Trainer dan motivator yang dihadirkan dalam workshop ini adalah Soejitno, IRMIM kemarin (TOHA FOR JAWAPOS.COM)

Anas mengatakan, SDM adalah kunci bagi pembangunan daerah. Oleh karena itu, pengembangan SDM melalui penyaluran program beasiswa perguruan tinggi mendapat perhatian penuh.

Program beasiswa ini untuk mewujudkan makna pendidikan sebagai salah satu sarana peningkatan kualitas kehidupan. Di Banyuwangi, pendidikan dikreasi agar mempunyai rasa keadilan yang kental, sehingga aksesibel bagi semua, termasuk kelompok masyarakat kurang mampu. ”Kini, perlahan tapi pasti, semua anak di Banyuwangi memiliki akses yang luas terhadap pendidikan. Dan, pendidikan ini diharapkan akan mencetak SDM berkualitas yang membawa perubahan besar bagi Banyuwangi di masa depan,” kata mantan anggota DPR RI ini.

Kepala Dinas Pendidikan Sulihtiyono melalui Sekretaris Dispendik Dwi Yanto mengatakan, agar lembaga sekolah dapat berjalan secara efektif dan efisien dalam kegiatan belajar mengajar, maka sekolah/lembaga pendidikan harus memiliki dan mengembangkan kurikulum sesuai perkembangan zaman. ”Tenaga kerja kependidikan yang profesional, pengelolaan peserta didik, sarana prasarana yang memadai sebagai penunjang kegiatan dan selalu siap pakai, pengelolaan keuangan yang baik dan transparan,” kata Dwi Yanto saat membuka workshop Peningkatan Tenaga Kependidikan pada Selasa (20/3) di Hall Hotel Ketapang Indah.

Workshop dihadiri ratusan guru mulai TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Banyuwangi ini juga salah satu aspek penting dalam sistem pendidikan adalah adanya tenaga kependidikan. Tenaga pendidik sebagai sumber belajar merupakan salah satu komponen penting dalam menentukan keberhasilan program sekolah, karena pendidik terlibat langsung dan bertanggung jawab terhadap keberhasilan proses pembelajaran. ”Maka lembaga sekolah harus melakukan manajemen tenaga kependidikan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengembangan secara sungguh-sungguh untuk membina, melatih staf-staf. Semakin berkualitas tenaga kependidikan, semakin berkualitas lembaga sekolah yang bersangkutan,” kata Dwi Yanto.

Dwi Yanto mengatakan, guru dan pemimpin sekolah berperan sangat penting mewujudkan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, kualitas dan profesionalisme guru serta pemimpin sekolah perlu diupayakan berkelanjutan agar mencapai standar yang sama. ”Para pendidik di Banyuwangi perlu bersama-sama mewujudkan pendidikan demokratis dan humanis. Pendidikan saat ini berkembang untuk membentuk siswa menjadi manusia yang utuh dengan menjalankan pengembangan hati dan pikiran secara bersamaan. Nah, ini diperlukan kerja sama dan solidaritas para pendidik,” kata Dwi Yanto. (*)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia