Sabtu, 24 Feb 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Hasil Labfor Kebakaran Sinar Fresh Belum Kelar

Senin, 12 Feb 2018 18:30 | editor : Bayu Saksono

PANAS: Petugas Damkar keluar dari lubang tembok saat terjadi kebakaran di Swalayan Sinar Fresh Rogojampi, 22 Januari 2018 silam.

PANAS: Petugas Damkar keluar dari lubang tembok saat terjadi kebakaran di Swalayan Sinar Fresh Rogojampi, 22 Januari 2018 silam. (RENDRA KURNIA/RABA)

ROGOJAMPI – Penyebab terjadinya kebakaran Swalayan Sinar Fresh Rogojampi akhir bulan lalu masih misterius. Karena hingga kemarin (10/2), hasil uji laboratorium forensik cabang Surabaya yang melakukan penelitian dan pemeriksaan dugaan penyebab kebakaran tersebut masih belum kelar.

Kasatreskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi mengatakan, tim laboratorium forensik cabang Surabaya datang ke Rogojampi untuk melakukan penyelidikan terbakarnya Swalayan Sinar Fresh Rogojampi, pada Kamis 25 Januari 2018 lalu.

Dua orang tim pemeriksa Labfor cabang Surabaya itu adalah Kompol Agus Santoso dan Bripka Fikri Istiawan. Selama melakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran, tim Labfor mencari pola bekas penjalaran dan mencari lokasi awal titik sumber api.

Setelah itu, tim mengumpulkan barang bukti di lokasi kebakaran. Tim juga membawa barang bukti satu kantong plastik abu bekas kebakaran dan sampel kabel instalasi listrik di lokasi kebakaran. ”Kami masih menunggu. Hingga kini masih belum ada surat yang kami terima terkait hasil penyelidikan tim Labfor cabang Surabaya,” ungkap Sodik Efendi.

Hal senada juga diungkapkan Kapolsek Rogojampi Kompol Suharyono. Pihaknya juga masih belum menerima laporan hasil pemeriksaan tim labfor cabang Surabaya yang melakukan penyelidikan dugaan penyebab terbakarnya Swalayan Sinar Fresh tersebut. ”Belum kami terima, coba langsung tanya Kasatreskrim,” ujar Kompol Suharyono.

Diberitakan sebelumnya, tim laboratorium forensik cabang Surabaya datang ke Banyuwangi untuk melakukan penyelidikan terbakarnya Swalayan Sinar Fresh Rogojampi, Kamis (25/1) lalu. Meski di bawah guyuran hujan, dua orang personel dari tim labfor tetap melakukan olah kejadian tempat perkara (TKP) di lokasi kebakaran.

Dua orang tim pemeriksa labfor cabang Surabaya itu adalah Kompol Agus Santoso dan Bripka Fikri Istiawan. Keduanya tiba di Banyuwangi sekitar pukul 13.00 dengan naik pesawat dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara Banyuwangi.

Begitu mendarat di Bandara Banyuwangi, keduanya di jemput Kapolsek Rogojampi Kompol Suharyono bersama Kasatreskrim AKP Sodik Efendi dan Kanitreskrim Iptu Abdur Rochman, serta sejumlah anggota Polres Banyuwangi dan Polsek Rogojampi.

Setelah tiba dan turun dari mobil. Dua personel pemeriksa labfor cabang Surabaya itu langsung terjun ke lokasi kebakaran. Dengan mengenakan kaos warna biru dongker bertuliskan Labfor Bareskrim Polri, keduanya tidak langsung masuk ke lokasi kebakaran.

Pemeriksa labfor cabang Surabaya yang dipimpin Kompol Agus Santoso itu melakukan interogasi dengan meminta keterangan dari Suhadi, perwakilan keluarga pemilik Swalayan Sinar Fresh. Selain itu, juga meminta keterangan dari penyidik reskrim Polsek Rogojampi. Keduanya tampak sibuk dengan mencatat seluruh keterangan.

Di dalam lokasi kebakaran. Tim labfor justru banyak melakukan pemeriksaan yang merupakan bagian kasir swalayan. Meski harus berjibaku dengan seng puing sisa kebakaran yang menumpuk dan di bawah guyuran hujan, tim pemeriksa tetap semangat dan tidak kenal lelah untuk mengumpulkan barang bukti dari lokasi kebakaran.

Setelah hampir empat jam melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran, tim mulai mengumpulkan barang bukti. Barang bukti itu dimasukkan ke dalam kardus. Sedikitnya ada dua kardus yang di bawa tim dan dimasukkan ke dalam mobil.

Barang bukti tersebut akan diperiksa untuk dilakukan uji, di laboratorium forensik cabang Surabaya. ”Kita butuh waktu untuk menganalisis dugaan penyebab kebakaran. Hasilnya baru akan kita tuangkan dalam bentuk berita acara yang akan kami sampaikan ke Kapolsek Rogojampi atau Kasatreskrim Polres Banyuwangi. Tergantung nanti surat permintaan,” jelas Kompol Agus.

Mengenai berapa lama hasil uji laboratorium itu, Kompol Agus Santoso menegaskan, hasil pemeriksaan analisis abu paling cepat baru akan diketahui selama satu minggu. Hanya, untuk memproduk lebih jauh tentang hasil pemeriksaan, butuh waktu cukup lama. ”Barang bukti yang kami bawa hanya sampling saja, yakni satu kantong plastik abu dan kabel-kabel instalasi listrik yang ada di lokasi kejadian.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, lokasi Swalayan Sinar Fresh yang terbakar masih ditutup. Pada bagian pintu swalayan tersebut juga masih diberi garis polisi. (*)

(bw/ddy/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia