Selasa, 24 Apr 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Travelling
Seminggu di Kota Bangkok, Ini Ceritanya (7)

Asyiknya Naik Perahu di Chao Praya, Sungai Terpanjang di Thailand

Minggu, 07 Jan 2018 10:45 | editor : Ali Sodiqin

Kapal maupun perahu menjadi alat transportasi utama di sungai Chao Phraya.

Kapal maupun perahu menjadi alat transportasi utama di sungai Chao Phraya. (Ali Sodiqin/JawaPos.com)

Chao Phraya merupakan sungai yang paling besar di Thailand. Letaknya membelah Kota Bangkok. Hanya dengan menyusuri sungai Chao Phraya, kita akan dapat melihat hampir keseluruhan kehidupan masyarakat Bangkok.

ALI SODIQIN, Bangkok

Nama Chao Phraya berasal dari julukan masa lampau, Chao Pi’a. Panjang aliran sungai Chao Phraya mencapai 372 kilometer. Hampir seluruh kota di Thailand dari Utara sampai Selatan dilalui sungai ini. Seperti kota Chainat, Ang Tang, Ayyutaya, dan lain-lain. Aliran sungai ini mengalir dari Bangkok hingga bermuara di Teluk Thailand.

Di beberapa tepian sungai ini, terlihat bangunan-bangunan modern ala Eropa dari abad ke-19. Namun di tepian yang lain, terdapat sampan kayu tempat orang-orang berjualan makanan.

Kapal maupun perahu menjadi alat transportasi utama di sungai Chao Phraya

Kapal maupun perahu menjadi alat transportasi utama di sungai Chao Phraya (Ali Sodiqin/JawaPos.com)

Sejak Raja Taksin mengembangkan sungai ini, beragam potensi dari Chao Phraya pun bermunculan. Mulai sebagai tempat tujuan wisata, pertanian, hingga sumber kehidupan sekaligus penghasilan bagi masyarakat Bangkok.

Pada saat setelah Kota Ayutthaya jatuh ke tangan tentara Burma, raja menempatkan ibu kota di sebelah pesisir barat Chao Phraya. Yaitu lokasi yang dikenal dengan Thonburi. Kemudian pada tahun 1782, Raja Rama I membangun Bangkok modern yang berpusat di sekitar Sungai Chao Phraya.

Saat ini, setiap hari sedikitnya 50.000 wisatawan dari berbagai negara menyusuri sungai ini. Baik dengan kapal sejenis ferry, maupun kapal-kapal kecil milik warga lokal. Tak heran, Chao Phraya pun mendapat julukan Raja Sungai karena berhasil menjadikan jutaan warga Bangkok kaya dan makmur.

Kapal maupun perahu menjadi alat transportasi utama di sungai Chao Phraya

Kapal maupun perahu menjadi alat transportasi utama di sungai Chao Phraya (Ali Sodiqin/JawaPos.com)

Ada banyak lokasi wisata yang bisa dikunjungi melalui jalur sungai ini. Di antaranya adalah Grand Palace, Wat Pho, Jembatan Raja Rama VIII, dan lain sebagainya.

Chao Phraya dikenal juga sebagai alat transportasi utama di Thailand. Beragam alat transportasi tersedia di sini. Mulai bus sungai (river buses), Cross River Ferry, Taxi Air, hingga perahu kecil berisi 20-30 penumpang.

Naik perahu di atas sungai Chao Praya ternyata cukup mengasyikkan. Biayanya juga murah yaitu 20 bath atau sekitar Rp.7.400 per orang. Dengan biaya segitu, kita sudah bisa menyusuri sungai yang membelah Kota Bangkok.

Wat Pho, Wat Arun, Grand Palace, dan Patung Buddha Empat Wajah terletak di sepanjang Sungai Cao Praya dan dapat dicapai dengan mudah melalui kapal kapal ini. Selain itu, sungai Cao Praya juga menghubungkan ke beberapa tujuan lain, seperti di mal-mal, perkantoran, dan pusat perbelanjaan.(bersambung)

(bw/rri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia