Selasa, 17 Oct 2017
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Tahun Baru Muharam, Warga Dadapan Selamatan 1000 Ancak

Selasa, 26 Sep 2017 07:10 | editor : Ali Sodiqin

DI JALAN: Warga Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, menggelar selamatan untuk memperingati Tahun Baru Muharam 1439 H, Kamis lalu (21/9).

DI JALAN: Warga Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, menggelar selamatan untuk memperingati Tahun Baru Muharam 1439 H, Kamis lalu (21/9). (Pemdes Dadapan for RaBa)

KABAT – Puncak peringatan tahun baru Muharam 1439 Hijriah di Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, diperingati warga setempat dengan menggelar selamatan 1.000 Ancak, Kamis malam (21/9). Sebelumnya, acara diisi dengan kegiatan Khotmil Qur’an bertema “Dadapan Mengaji”.

Berbeda dari kegiatan tahun sebelumnya. Selamatan Muharam kali ini dipusatkan di sepanjang jalan desa. Warga dikoordinasi ketua RT melaksanakan selamatan di jalan depan rumah masing-masing.

Ketua Panitia, Achmad Rosidi menjelaskan, selamatan Muharam biasanya dipusatkan di balai desa. Namun, untuk tahun ini selamatan dilaksanakan di jalan desa atas permintaan dan keinginan masyarakat. “Warga ingin turut serta dalam prosesi selamatan dan Alhamdulillah sangat guyub dan kompak,” jelasnya.

Dalam selamatan kali ini, masing-masing rumah menyediakan satu Sego Ancak yang dihidangkan bersama-sama dan disantap bersama usai ibadah salat Magrib. Menurut Sekretaris Desa Dadapan, Mohammad Ilham, jika dihitung dari jumlah kepala keluarga, dipastikan lebih dari seribu ancak yang dihidangkan untuk menyambut tahun baru Muharam 1439 Hijriah. “Semua bisa terlaksana atas peran dan swadaya masyarakat untuk menggelar selamatan dengan meriah dan khidmat,” jelas Ilham.

Sementara itu, Kepala Desa Dapapan, Siti Kholiswatin menjelaskan, makna selamatan Seribu Ancak Muharam selain untuk menyambut datangnya tahun baru Islam 1439 Hijriah adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar warga.

“Panitia mengadakan rangkaian kegiatan yang diawali kirab santri, Dadapan Mengaji, dan puncaknya kita gelar selamatan Seribu Ancak. Tahun baru Muharam merupakan momentum untuk mempererat Ukhuwah Islamiyah dan menjaga tali persaudaraan antar warga,” pungkas Siti Kholiswatin. (*/als/c1)

(bw/als/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia