Selasa, 12 Dec 2017
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi
Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang BWI

Hari Pertama Taruna Angkatan XII Masuk Asrama

Minggu, 24 Sep 2017 15:35 | editor : Ali Sodiqin

RAMBUT CEPAK: Taruna baru Angkatan XII langsung melakukan pengukuran seragam di hari pertama memasuki asrama.

RAMBUT CEPAK: Taruna baru Angkatan XII langsung melakukan pengukuran seragam di hari pertama memasuki asrama. (Aditya For RaBa)

BLIMBINGSARI – Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi (BP3B) kembali menerima taruna baru untuk tahun ajaran 2017 atau Angkatan XII. Penerimaan taruna di bidang dirgantara yang dibuka sejak Maret lalu ini ternyata masih menjadi favorit bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia. Terbukti dari 150 yang ditargetkan, ternyata pendaftar mencapai 202 pendaftar.

Namun, hanya 24 pendaftar yang dinyatakan menjadi taruna Angkatan XII. Hal ini memang dikarenakan ketatnya seleksi dan aturan yang harus dipenuhi oleh pendaftar. Jalan panjang seleksi tersebut menyangkut seleksi administrasi, tes potensi akademik, psikotes, tes kesehatan 1 dan tes kesehatan 2, tes kesamaptaan, tes bakat terbang, dan terakhir adalah tes wawancara. Setiap fase tes, bagi pendaftar yang dinyatakan lolos akan mengikuti tes selanjutnya.

Sejak kemarin (23/9), 24 taruna ini memasuki hari pertama di asrama BP3B yang berlokasi di Jalan Agung Wilis 23, komplek Bandara Blimbingsari. Di hari pertama para taruna masih boleh diantar oleh keluarga. Setelah itu semuanya sudah dalam pengawasan dan bimbingan pengasuh BP3B.

Sebagai pengenalan lingkungan kampus BP3B, taruna Angkatan XII ini akan menjalani masa dasar pembentukan karakter (madatukar) selama kurang lebih tujuh hari. Pembukaan resmi madatukar sendiri akan dilaksanakan Senin (25/9) mendatang. Dan, pelantikan taruna baru angkatan XII direncanakan berlangsung tanggal 7 Oktober mendatang bersamaan dengan wisuda taruna penerbang dari Provinsi Papua.

Direktur BP3B Afen Sena mengatakan, para taruna baru ini akan menempuh 18 hingga 20 bulan sebelum menjadi penerbang. Mereka, lanjut Afen, akan mengantongi Private Pilot License (PPL). Yakni lisensi pertama bagi seorang pilot. Selanjutnya, Commercial Pilot License (CPL), yakni lisensi menjadi pilot profesional.

Dengan prasarana pesawat latih teknologi terkini dari Cessna, taruna yang mengenyam di BP3B akan mendapatkan 180 jam terbang. “Dengan begitu lulusan BP3B langsung bisa bekerja di dunia penerbangan komersial,” terang Afen. (*/als/c1)

PERALATAN ASRAMA: Direktur BP3B Afen Sena memberikan penerangan kepada orang tua Taruna.

PERALATAN ASRAMA: Direktur BP3B Afen Sena memberikan penerangan kepada orang tua Taruna. (Aditya For RaBa)

(bw/als/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia