Senin, 11 Dec 2017
radarbanyuwangi
icon featured
Situbondo

Akhirnya, Badan Kehormatan Berhentikan Bashori dari Ketua DPRD Situbondo

Minggu, 17 Sep 2017 11:10 | editor : Ali Sodiqin

ALOT: Anggota BK sebelum memulai sidang pengambilan keputusan kemarin

ALOT: Anggota BK sebelum memulai sidang pengambilan keputusan kemarin (HABIBUL ADNAN/JPRS)

SITUBONDO – Bashori Shanhaji tidak lagi menjadi bagian pimpinan DPRD Kabupaten Situbondo. Itu setelah Badan Kehormatan (BK) memberikan keputusan memberhentikannya sebagai Ketua DPRD kemarin (14/09).

Dengan begitu, Bashori dinyatakan telah melanggar kode etik DPRD atas tindakannya mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) Sunardi beberapa waktu lalu. Keputusan pemberhentian Bashori dilakukan melalui voting tertutup setelah tidak tercapainya musyawarah mufakat.

Pengambilan keputusan melalaui musyawarah mufakat dan voting diatur dalam tata beracara BK. Yaitu tertuang dalam pasal 33 ayat 1 dan ayat 2. Dijelaskan, jika keputusan tidak tercapai dengan musyawarah mufakat, maka dilanjutkan dengan voting. Keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak.

Ketua BK DPRD, Muhamad Nizar mengatakan, ada empat opsi sanksi yang ditawarkan dalam sidang keputusan BK kemarin. Yaitu teguran lisan, teguran tertulis, pemberhentian sebagai Ketua DPRD, dan pencopotan sebagai anggota dewan.

Dari lima anggota BK, satu orang memilih opsi teguran tertulis, tiga orang pemberhentian sebagai Ketua DPRD, dan satu anggota BK tidak berpendapat atau abstain. “Artinya, BK sudah bisa menjatuhi sanksi pemberhentian Bashori Shanhaji sebagai Ketua DPRD,” ujar Nizar.

Keputusan tersebut langsung ditandatangani lima anggota BK. Dengan demikian, opsi pemberhentian Bashori sebagai Ketua DPRD berlaku mulai kemarin. “Berlaku sejak diputuskan,” kata Nizar.

Selanjutnya, berdasarkan peraturan, BK akan mengirimkan lampiran keputusan kepada pengadu (Sunardi), teradu (Bashori), serta ke pimpinan fraksi teradu (PKB). “Keputusan kami kirim paling lama lima hari setelah keputusan keluar,” jelas Nizar.

Selanjutnya, keputusan BK akan dibacakan melalui sidang paripurna. Nizar menerangkan, pada paripurna nanti BK hanya membacakan laporan kepada anggota dewan yang lain. “Tidak untuk meminta persetujuan karena keputusan BK final dan mengikat,” tambahnya.

Sementara itu, pantauan waratawan koran ini, sidang keputusan BK berlangsung sekitar empat jam. Sidang dimulai pada pukul 13.00 dan berakhir sekitar pukul 16.00. Informasinya, sempat terjadi perdebatan panjang antara anggota BK yang berujung pada skorsing selama lima menit.

Bashori Shanhaji diadukan ke BK DPRD oleh Sunardi, tersangka kasus korupsi keuangan Banpol Demkorat tahun 2012. Sunardi menempuh upaya hukum tersebut karena menilai Bashori menyalahi prosedur dalam pengajuan PAW dirinya ke KPU beberapa waktu lalu. Selain ke BK, Bashori juga digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Situbondo. (bib)

(bw/bib/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia