Jumat, 24 Nov 2017
radarbanyuwangi
icon featured
Ekonomi Bisnis

Bank Jatim jadi Pelopor e-Retribusi Pasar

Kamis, 14 Sep 2017 08:20 | editor : Ali Sodiqin

PRAKTIK: Petugas pemungut retribusi pasar didampingi petugas Bank Jatim memeragakan cara pembayaran e-Retribusi Pasar di hadapan peserta sosialisasi.

PRAKTIK: Petugas pemungut retribusi pasar didampingi petugas Bank Jatim memeragakan cara pembayaran e-Retribusi Pasar di hadapan peserta sosialisasi. (SIGIT HARIYADI/RABA)

Bank Jatim Cabang Banyuwangi menjadi pelopor penerapan penarikan retribusi pasar berbasis teknologi informasi (TI) alias e-Retribusi Pasar. Bank pelat merah tersebut telah ditunjuk Pemkab Banyuwangi untuk memfasilitasi penarikan e-retribusi di Pasar Blambangan.

Sebelum benar-benar merealisasikan pelaksanaan e-Retribusi Pasar, Bank Jatim menggelar sosialisasi kemarin (12/9). Sosialisasi yang digelar di salah satu rumah makan di wilayah Kecamatan Glagah tersebut diikuti para petugas pemungut retribusi serta pedagang Pasar Blambangan.

Diperoleh keterangan, e-Retribusi Pasar merupakan metode pembayaran retribusi dengan memanfaatkan mesin electronic data capture (EDC). Petugas pemungut retribusi setiap hari akan berkeliling ke kios dan lapak pedagang untuk menarik retribusi pasar.

Nah, dengan memanfaatkan TI tersebut, pedagang tidak perlu lagi membayar dengan uang tunai. Sebaliknya, para pedagang tinggal menggesek kartu ATM yang dimiliki ke mesin EDC tersebut. “Syaratnya, pedagang harus menjadi nasabah Bank Jatim. Sebanyak 200 pendaftar pertama akan mendapat subsidi setoran awal sebesar Rp50 ribu,” ujar Kepala Cabang Bank Jatim Banyuwangi, Arief Wicaksono.

Pemanfaatan TI tersebut digadang-gadang dapat mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar. Sebab, selain bermanfaat meminimalkan kebocoran atau pungutan liar oleh oknum-oknum tertentu, dengan sistem ini, monitoring pembayaran retribusi akan lebih optimal. “Dengan monitoring yang lebih baik akan menghindari pedagang yang lupa bayar atau telat bayar,” kata Arief.

Arief menuturkan, penerapan e-Retribusi Pasar akan menguntungkan banyak pihak. Bagi pemkab, sistem ini akan mendorong peningkatan PAD. Sedangkan bagi pedagang, sistem ini akan memudahkan mereka dalam melakukan pembayaran retribusi. “Selain itu, sebagai bagian dari service kami, pedagang bisa menabung melalui petugas yang keliling bersama petugas pasar. Juga bisa melakukan penarikan tunai maupun pindah rekening antar pedagang,” kata Arief.

Bukan itu saja, Bank Jatim juga akan mengadakan lomba kebersihan lapak. Hadiah bagi para pemenang lomba kebersihan lapak tersebut disediakan oleh Bank Jatim. Tidak cukup sampai di situ, pedagang yang melakukan pembayaran retribusi akan mendapatkan kupon. Kupon tersebut bakal diundi setiap enam bulan sekali dengan berbagai doorprize menarik.

Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi menambahkan, dengan penerapan e-Retribusi Pasar, unsur keadilan dan transparansi terealisasi dengan baik. “Lost pendapatan retribusi akan berkurang. Selain itu, program ini juga akan memupuk kesadaran pedagang untuk menabung,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Ketut Kencana, mengatakan sosialisasi penerapan e-Retribusi Pasar kemarin melakukan salah satu upaya pemkab, Bank Jatim, dan pedagang pasar menyamakan persepsi untuk meningkatkan PAD. “Dengan penerapan penarikan retribusi berbasis TI akan meminimalkan lost pendapatan daerah,” kata dia.

Sebab, imbuh Ketut, ketika mereka telah memanfaatkan e-retribusi, tidak akan ada pungli karena semua transaksi telah ter-record di sistem yang tersedia. “Kami optimistis pendapatan retribusi Pasar Blambangan yang selama ini berkisar antara Rp700 juta sampai Rp750 juta per tahun, ke depan bisa tembus Rp1 miliar per tahun,” pungkasnya. (sgt/*/als)

OPTIMALKAN PAD: Kacab Bank Jatim Banyuwangi Arief Wicaksono (lima dari kiri) berfoto bersama Agus Siswanto dan sejumlah kepala SKPD Banyuwangi usai sosialisasi e-Retribusi Pasar.

OPTIMALKAN PAD: Kacab Bank Jatim Banyuwangi Arief Wicaksono (lima dari kiri) berfoto bersama Agus Siswanto dan sejumlah kepala SKPD Banyuwangi usai sosialisasi e-Retribusi Pasar. (SIGIT HARIYADI/RABA)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia