Kamis, 23 Nov 2017
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Lagi, Muhammadiyah Bantu Air Minum Warga Wongsorejo

Rabu, 13 Sep 2017 15:15 | editor : Ali Sodiqin

BAKTI SOSIAL: Pengurus MPS Muhammadiyah dan jajarannya menyalurkan bantuan air bersih di Kecamatan Wongsorejo kemarin (12/9).

BAKTI SOSIAL: Pengurus MPS Muhammadiyah dan jajarannya menyalurkan bantuan air bersih di Kecamatan Wongsorejo kemarin (12/9). (WIBISONO FOR RABA)

WONGSOREJO - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banyuwangi kembali mengirimkan bantuan air bersih ke Wongsorejo, kemarin (12/9). Kali ini, bakti sosial itu dilakukan oleh Majelis Pelayanan Sosial (MPS). Sebanyak 15 ribu liter air bersih dipasok untuk masyarakat Dusun Karang Baru, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo.

Ketua MPS PDM Kabupaten Banyuwangi, H. Ahmad Wibisono, ST mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka milad Muhammadiyah ke-108 Hijriah. MPS melibatkan Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) yang diwakili H. Sohibul Burhan. Selain itu, Panti Asuhan Muhammadiyah  (PAM) Budi Mulya yang diwakili pengasuh panti, Drs. Sujarni dan Pupung Hariyadi. Hisbul Wathan (HW) tak mau ketinggalan dengan mewakilkan pengurusnya, Bambang dan Yuli. “Dalam rangka milad Muhammadiyah ke-108 Hijriyah, kami mengadakan bakti sosial pemberian bantuan air minum untuk warga Dusun Karangbaru, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo,” tutur pria yang akrab disapa Nanang itu.

Menurut Nanang, bantuan air bersih itu sengaja diberikan kepada warga Wongsorejo yang terkena musibah kekeringan. Air dikirim dengan dua truk tangki masing-masing berisi 7.500 liter. “Bantuan tersebut cukup untuk memberikan air minum bagi seribu kepala keluarga,” terangnya.

Sebelumnya, Muhammadiyah melalui Majelis Pendidikan Kader juga telah mengirimkan bantuan air minum kepada masyarakat Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo. Saat itu, bakti sosial melibatkan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Hisbul Wathan, dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. “Ini merupakan sarana dakwah di kabupaten berjuluk The Sun Rise of Java,” cetusnya.(*/bay)

(bw/rbs/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia